Prisia Nasution Pengunjung Borobudur Perlu Diedukasi
Retno Hemawati
12/8/2015 00:00
(ANTARA FOTO/Teresia May)
MESKI telah 10 kali berkunjung ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, aktris Prisia Wulansari Nasution, 31, baru sekali membersihkan situs bersejarah itu. Bintang film Pendekar Tongkat Emas itu datang bersama dengan wirausahawan Keenan Pearce, desainer Raden Sirait, komunitas Mabua Harley Davidson Indonesia, dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada awal Agustus lalu.
Apa yang dilakukan oleh Phia, demikian namanya sering disebut merupakan bagian dari kampanye perusahaan produk kecantikan Khiel's untuk mengajak publik melestarikan Borobudur sebagai warisan budaya Indonesia. "Ke sana beberapa minggu lalu. Baru sekali bersihkan candi, sama beberapa komunitas. Tujuan kita untuk membangun kesadaran anak muda agar menjaga candi Borobudur," jelasnya.
Phia bersama dengan rekan-rekannya turun tangan langsung di bawah terik matahari yang menyengat membersihkan Candi Borobudur. Dia tidak khawatir jika kulitnya menjadi semakin gelap. "Aku malah lebih suka kalau kulitku kelihatan hitam. Kalau difoto pakai kamera jauh lebih bagus," jelas dia.
Bintang film 3 (tiga) yang akan segera tayang itu bercerita saat itu tanpa canggung langsung beraksi menggunakan sikat berbulu halus dan sapu lidi untuk membersihkan lumut. "Membantu membersihkan candi, membersihkan langsung. Kita bersihin lumut-lumut yang menempel di candi dan hasilnya langsung bersih. Aku sih nggak sampai seharian, makanya salut banget pekerja di sana bisa kerja dengan cepat," ucapnya saat ditemui di Plaza Senayan XXI, Jakarta Selatan, Senin (10/8).
Dia menambahkan mencabut lumut tidak semudah yang biasa terlihat dilakukan orang lain. "Jadi nyabut akar lumutnya harus sampai ke dalam. Baru tahu, karena selama ini cuma lihat saja tukang yang bersihin halaman rumah," kata salah satu nomine Pemeran Pembantu Wanita Teruji di Festival Film Bandung 2015 itu.
Dirinya merasa punya tanggung jawab untuk turut menjaga kebersihan salah satu situs bersejarah Indonesia itu. "Indonesia itu salah satunya dilihat karena Candi Borobudur. Sebagai warga negara aku merasa bertanggung jawab untuk menjaga kelestariannya. Kemudian dengan adanya kegiatan itu inginnya turut menumbuhkan kesadaran anak-anak muda untuk menjaga cagar budaya," kata dia.
Edukasi pengunjung Selama mengunjungi Candi Borobudur, Phia juga mendapatkan tambahan pengetahuan terkait candi. "Aku dapat pengetahuan juga, sehingga pengetahuanku soal candi nggak hilang. Pengenalan kalau candi itu bukan cuma sekedar gundukan batu juga harus disebarkan ke generasi muda," imbaunya.
Terkait pengunjung, dirinya merasa risih menyaksikan mereka masih memegang arca dan menekan relief. "Banyak pengunjung yang memanjat stupa, padahal itu kan tidak boleh dilakukan karena bisa merusak struktur batu candi. Jadi aku kira pengunjung perlu lebih banyak dibriefing sebelum naik ke candi," tutup bintang film yang sedang terlibat dalam film 3 (Tiga) arahan sutradara Anggy Umbara.