PRESIDEN BJ Habibie meresmikan jembatan dan jalan Trans-Barelang (Batam-Rempang-Galang) di Batam, Riau. Proyek yang diresmikan tersebut terdiri atas enam jembatan yang menghubungkan tujuh pulau di gugusan Kepulauan Riau yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Setoko, Pulau Rempang, Pulau Galang, dan Pulau Galang Baru.
Panjang seluruh jembatan itu mencapai 2,264 km, sedangkan panjang jalan Trans-Barelang seluruhnya ialah 54 km. Dengan selesainya pembangunan prasarana itu, luas wilayah kerja Otorita Batam bertambah 277 km persegi.
Biaya pembangunan seluruh prasarana jembatan dan jalan Trans-Barelang itu mencapai Rp369 miliar yang seluruh dananya berasal dari pendapatan operasional Otorita Batam sendiri.
Tujuan pengembangan Barelang sebagai kawasan industri baru itu ialah mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Singapura-Johor-Riau yang memiliki arti strategis bagi kemajuan ekonomi bangsa Indonesia.