Jumlah Umat Hindu di Indonesia belum Dipetakan Secara Jelas

Arnoldus Dhae
20/8/2016 18:29
Jumlah Umat Hindu di Indonesia belum Dipetakan Secara Jelas
(ANTARA)

KETUA Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta memberi pandangan menjelang suksesi pergantian pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat.

Parta mengatakan Ketua PHDI yang baru nanti hendaknya membuat pemetaan persoalan dan jumlah umat Hindu di seluruh Indonesia.

"Tantangan PHDI adalah membuat pemetaan yang mendekati valid, sebenarnya berapa jumlah umat Hindu di seluruh Indonesia dan selain etnis Bali berapa etnis lain yang menjadi pemeluk Hindu," kata Parta di Denpasar, Sabtu (20/8).

Tujuan pemetaan itu, jelas Parta, pertama untuk mengetahui kondisi riil umat Hindu di seluruh Indonesia.

"Selanjutnya memetakan persoalan dan pendanaannya," ujar Parta.

Kedua, dengan pemetaan persoalan umat Hindu bisa diputuskan dengan tepat seberapa banyak harus menyiapkan penyuluh dan darma duta.

Ketiga, di samping pemetaan masalah, pemetaan jumlah umat Hindu juga untuk mendapatkan gambaran seberapa besar potensi umat Hindu jika dilakukan wajib dana punia.

Sosok seperti apa yang tepat memimpin PHDI ke depan? Parta berharap, Pengurus PHDI diisi oleh tokoh berlatar belakang akademisi ilmu agama Hindu.

"Saya orang politik, saya sudah lama menarik jarak dengan PHDI. Namun, dari pengamatan saya, dengan tantangan yang ada, sebaiknya pengurus PHDI diisi oleh orang-orang yang terdidik dan belajar ilmu agama," ujarnya.

Pemimpin Hindu yang terdidik dengan pengetahuan agama Hindu, sejarah, dan ahli penafsiran kitab suci Hindu akan lebih besar posisi tawarnya ketika berhadapan dengan berbagai persoalan yang menyangkut entitas masyarakat Hindu di Indonesia.

Politisi PDIP asal Gianyar ini berpandangan, PHDI sudah sering dipimpin oleh pensiunan TNI dan polisi, serta pensiunan pejabat negara.

"Saatnnya PHDI dipimpin oleh orang yang memang belajar agama. Ada banyak doktor bidang agama, seharusnnya mereka terpanggil untuk memimpin PHDI," pungkas Parta.

Selama ini, banyak ilmuwan Hindu tidak ditarik untuk menjadi Ketua PHDI Pusat. Seharunya orang Hindu yang pintar-pintar itulah yang mempimpin PHDI. (Arnoldus Dhae/OL)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya