Twitter Bekukan 360 Ribu Akun Terkait Ekstremisme

Basuki Eka Purnama
19/8/2016 08:39
Twitter Bekukan 360 Ribu Akun Terkait Ekstremisme
(Ilustrasi)

TWITTER, Kamis (18/8), mengatakan telah membekukan 360 ribu akun sejak pertengahan 2015 karena melanggar kebijakan mereka terkait promosi terorisme dan ekstremisme.

Perusahaan yang bermarkas di San Francisco itu lewat blog mengatakan bahwa mereka juga mendapatkan kemajuan dalam upaya mencegah pengguna yang akunnya dibekukan untuk kembali ke Twitter dengan akun yang berbeda.

Twitter mengatakan aksi mereka membekukan akun per hari naik 80% sejak tahun lalu namun tidak menyebutkan jumlahnya.

Twitter menggarisbawahi tidak ada formula ajaib untuk mengidentifikasi akun ekstremis. Seperti peruhsaaan meida sosial lainnya, Twitter menggunakan sejumlah alat seperti teknologi memerangi span, identifikasi otomatis, serta laporan pengguna untuk membantu memerangi penyalahgunaan. (AP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya