EKO Yuli Irawan mengukir sejarah sebagai lifter putra pertama Indonesia yang meraih medali di Olimpiade.
Ia menyabet perunggu cabang angkat besi kelas 56 Kg Olimpiade Beijing di Beijing University of Aeronautics Astronautics Gymnasium.
Meski hanya medali perunggu, raihan Eko tetap membanggakan.
Apalagi, ia juga menjadi penyumbang medali pertama untuk kontingen Indonesia di Olimpiade 2008.
Lifter kelahiran Metro Lampung itu menempati urutan ketiga di bawah atlet tuan rumah Tiongkok, Long Qingquan, dan Hoang Anh Tuan (Vietnam).
Eko membukukan total angkatan 288 Kg dari snatch 130 kg dan clean and jerk 158 kg. Sementara itu, Qingquan mencatatkan angkatan snatch 132 Kg , clean & jerk 160 kg, dan total 292 kg.
Ia unggul 2 kg atas Anh Tuan yang menorehkan angkatan snatch 130 Kg dan clean and jerk 160 Kg.
Dalam dua Olimpiade sebelumnya, di Sydney 2000 dan Athena 2004, cabang angkat besi Indonesia memang sudah menyumbang medali, tetapi semuanya dari lifter putri.