Wajah Pendidikan Tinggi Indonesia

Puput Mutiara
16/8/2016 00:30
Wajah Pendidikan Tinggi Indonesia
(THINKSTOCK)

ANAK bangsa yang ingin menuntut ilmu di luar negeri saat ini mulailah menimbang-nimbang itu lagi. Pendidikan perguruan tinggi di Indonesia kini mengalami peningkatan ke arah lebih baik. Hal ini terlihat dari adanya beberapa perguruan tinggi Indonesia yang bercokol di pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Yang terbaru, peringkat Universitas Indonesia (UI) di Asia naik 12 tingkat dalam jajaran top 100 universitas se-Asia ke posisi ke-67. UI juga tetap menjadi perguruan tinggi (PT) terbaik di Indonesia. Pemeringkatan tersebut berdasarkan penilaian yang dikeluarkan lembaga pemeringkat bergengsi dunia Quacquarelli Symonds (QS) University Ranking 2016 terhadap lebih dari 350 perguruan tinggi di Asia yang dirilis Juni lalu.

Berdasarkan hasil kalkulasi yang dilakukan tim QS, UI unggul pada kualitas tenaga pendidik, reputasi akademis, jumlah tenaga pendidik asing, serta kegiatan belajar-mengajar di setiap fakultas. Selain itu, indikator lain yang dapat dipenuhi di antaranya terdapat peningkatan signifikan dalam publikasi jurnal hingga mencapai angka 200%, pengelolaan sumber daya manusia di tingkat universitas maupun fakultas, serta tata kelola organisasi yang mencakup budaya, kebiasaan, kebijakan, dan upaya Internasionalisasi komunitas mahasiswa maupun tenaga pendidik.
\
Upaya ini juga seturut program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, riset, dan inovasi guna mendukung daya saing bangsa.
Terdapat 11 PT yang masuk pemeringkatan oleh QS. Setelah UI terdapat ITB di posisi ke-86, UGM (105), Unair (190), IPB (191), Unpad (199), Undip (231-240), Univ Muhammadiyah Surakarta (251-300), ITS (251-300), Univ Brawijaya (301-350), dan Binus (301-350).

UGM naik peringkat
Pada pemeringkatan itu, UGM naik peringkat di tingkat Asia dari 137 ke posisi 105. “Peringkat ini bukan tujuan akhir, melainkan sebagai pemicu agar UGM bekerja dan berkarya lebih baik lagi,” kata Rektor UGM Prof Dwikorita Karnawati. “Masih ada beberapa prodi yang baru proses akreditasi, seperti teknik elektro dan teknologi informasi, teknik geodesi dan geomatika, akuntansi, kehutanan dan pendidikan dokter (pembaruan).” Sementara itu, Kepala Kantor Jaminan Mutu UGM Prof Indra Wijaya Kusuma mengatakan hasil pemeringkatan itu sejalan dengan upaya perbaikan data yang telah dilakukan pada akhir 2015 lalu.

Indra menuturkan upaya yang telah dilakukan UGM guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan antara lain dengan meningkatkan internasionalisasi. Ia mencontohkan jumlah dosen asing yang mengajar di UGM naik dari 3% menjadi 8%. Selain itu, jumlah dosen UGM yang dikirimkan dalam pemeringkatan tersebut juga bertambah dari 2.400 orang menjadi 3.500. “Kita juga buat ‘newsletter’ untuk dikirim ke luar negeri selain hibah-hibah penelitian yang terus meningkat,” papar Indra. Menurut dia, tahun ini UGM membiayai 12 program musim panas internasional unggulan yang bercirikan Indonesia tapi dikenal di dunia. Peringkat terbaru Webometrics edisi Januari 2014 telah dirilis pada 11 Februari 2014. Pada edisi itu, Universitas Gunadarma berada pada peringkat ke-10 untuk peringkat nasional dan menjadi PTS terbaik versi Webometrics Edisi Januari 2014. (Ant/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya