Tren Penyakit tidak Menular Naik

Puput Mutiara
10/8/2016 09:45
Tren Penyakit tidak Menular Naik
(Menteri Kesehatan Nila F Moeloek---MI/Ramdani)

INDONESIA saat ini tengah menghadapi transisi epidemologi dalam masalah kesehatan. Di samping persoalan penyakit menular yang belum dapat teratasi sepenuhnya, tren penyakit tidak menular (PTM) justru cenderung semakin meningkat.

Menurut Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, tren tersebut kemungkinan terus berlanjut seiring dengan perubahan perilaku hidup masyarakat. Mulai pola makan dengan gizi tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, hingga kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

"Faktanya pemahaman masyarakat kita akan pentingnya kesehatan masih sangat rendah. Hanya 20% yang mengerti kesehatan adalah faktor utama penunjang kehidupan," ujarnya dalam acara dialog bersama para bupati yang membahas upaya pencegahan dan pengendalian PTM, di Jakarta, kemarin (Selasa, 9/8).

Lebih ironis, ungkap Menkes, sebanyak 80% biaya yang ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tersedot untuk pasien rawat inap. Hal itu terjadi lantaran masyarakat gagal memahami masalah kesehatan. "Mayoritas berpikirnya kalau sakit ada jaminan BPJS. Padahal, kartu BPJS hanya pelindung yang mestinya jangan sampai sakit," ucapnya.

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), persentase kematian akibat PTM berproporsi 63% daripada penyakit menular. Di Indonesia, trennya meningkat dari 37% pada 1990 menjadi 57% pada 2015.

Kepala Balitbang Kesehatan Kemenkes Siswanto menambahkan banyak kasus justru terjadi di perdesaan yang notabene ekonomi masyarakatnya lemah. "Dibutuhkan komitmen daerah untuk dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," tutur dia.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengaku telah menerbitkan Perda No.5/2014 tentang Kawasan tanpa Rokok sebagai upaya mengatasi masalah kesehatan di daerahnya. Dijelaskan, jumlah belanja rokok di daerahnya melebihi APBD Kulon Progo.

"Ini tanggung jawab kami untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Di antaranya dengan tidak mengonsumsi rokok.(Mut/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya