Kemenpar akan Sertifikasi Pariwisata Lulusan SMK

Basuki Eka Purnama
10/8/2016 07:06
Kemenpar akan Sertifikasi Pariwisata Lulusan SMK
(Antara/Nyoman Budhiana)

KEMENTERIAN Pariwisata akan melakukan sertifikasi kompetensi terhadap tenaga profesional lulusan SMK jurusan pariwisata guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sertifikasi kompetensi harus dipercepat untuk mengejar kebutuhan 500.000 tenaga pariwisata profesional bersertifikat.

"Pertama (sertifikasi) dari kementerian, kedua industri, ketiga perguruan tinggi. Itu pun masih belum cukup akhirnya sepakat untuk mengambil sumber keempat dari SMK pariwisata, akan kami certified juga," kata Arief, Selasa (9/8).

Arief mengatakan, saat ini, ada 288.000 tenaga pariwisata profesional yang sudah disertifikasi sejak 2010. Namun, SDM yang dibutuhkan seharusnya mencapai 500.000 orang.

Adapun tenaga profesional dari kementerian hanya mencapai 75.000 dan kontribusi paling banyak dari industri pariwisata sebanyak 200.000 orang.

Oleh karenanya, ia berharap akselerasi sertifikasi kompetensi dapat memenuhi kebutuhan tenaga pariwisata profesional Indonesia dan negara anggota ASEAN.

Selain itu, Kemenpar juga mengusulkan adanya program pertukaran pelajar (student exchange program) baik untuk pelajar SMK Pariwisata maupun sekolah tinggi pariwisata (STP) guna meminimalisasi kendala bahasa sehingga kualitas SDM Indonesia dapat setara level Asia Tenggara.

"Saya sudah usulkan adanya student exchange program agar anak-anak kita nanti saat mahasiswa sudah merasakan paling tidak sembilan negara. Kita harus sadar kelemahan kita pada umumnya pada bahasa. Berbeda dengan Singapura, Malaysia dan Filipina yang bahasa Inggrisnya lebih bagus," ujar Arief.

Menurut dia, kemampuan berbahasa Inggris tenaga profesional Indonesia masih dalam peringkat 5 di Asia Tenggara. (Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya