Konsumsi Susu Segar RI Terendah di Asia

10/8/2016 01:10
Konsumsi Susu Segar RI Terendah di Asia
(Ilustrasi)

INDONESIA masuk kategori pengonsumsi susu segar terendah di Asia. Rata-rata konsumsi susu segar orang Indonesia per tahun hanya 13 liter. "Sementara itu, kebutuhan manusia pada susu per hari setidaknya 700 mililiter," kata nutrisionis Emilia Achmadi saat kunjungan media di peternakan Greenfields, di Malang, Jawa Timur, Selasa (9/8). Emilia mengemukakan data itu diperoleh dari simposium susu pada 2013. Hingga kini, angkanya tidak bergeser terlalu banyak. Padahal, tingkat konsumsi susu di Thailand ialah 35 liter per orang per tahun, sedangkan India mendekati 70 liter. Mengapa konsumsi susu penduduk Indonesia sangat rendah? Dia menengarai ada beberapa hal yang memengaruhinya. Yang pertama, Indonesia tidak memiliki sejarah minum susu. "Kebiasaan minum susu dimulai pada masa kolonial dengan adanya susu kental manis sehingga yang ingin dikonsumsi ialah susu dengan rasa manis. Susu segar jadi aneh," kata pakar gizi yang banyak menangani atlet itu.

Yang kedua, seusai Indonesia merdeka, kita tidak punya daya beli yang baik. Ada jarak antara yang mampu membeli susu dan harga yang mahal. "Karena sudah lama enggak mengonsumsi susu, ketika minum jadi mencret atau biasa disebut lactose intolerance." Yang ketiga, adanya anggapan susu hanya layak dikonsumsi bayi atau anak-anak. "Padahal, itu hanya mitos. Kita perlu mengubah pola pikir itu," kata Emilia yang telah menyuarakan gerakan minum susu sejak 25 tahun lalu itu.
Dirinya khawatir kebiasaan, mitos, dan pola pikir itu akan memengaruhi mata rantai berikutnya, yakni status gizi anak-anak. Dia melihat anak-anak rentan terkena infeksi. "Sedikit-sedikit batuk pilek dan masuk angin. Itu salah satu aspek tidak masuknya nutrisi secara lengkap. Salah satunya akibat tidak mengonsumsi susu. Padahal, susu sangat gampang, murah, dan mudah dicerna sekaligus mengandung nutrisi dan vitamin." Lulusan Oklahoma State University itu menambahkan susu juga mampu memberikan delapan manfaat, yakni membuat penampilan terlihat sehat, gigi lebih sehat, pertumbuhan otot, mengatur berat badan, meredakan stres, sumber energi, mengatasi sindrom premenstruasi, dan mencegah penyakit. (Eno/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya