Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, Jawa Barat, mendukung penuh kampanye mematikan lampu bertepatan dengan Hari Keantariksaan. Upaya itu selain agar bisa melihat Galaksi Bima Saksi dengan ratusan miliar bintang membentang dari Utara ke Selatan, juga bisa menjadi gerakan menghemat energi.
"Kami selalu mendukung setiap gerakan yang berkaitan dengan penghematan energi. Bertepatan dengan Hari Keantariksaan, kami mengajak masyarakat untuk mematikan lampu pada pukul 20.00 WIB-21.00 WIB. Kita bisa bersama-sama mengampanyekan dengan masyarakat," kata Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Kantor Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (6/8).
Sekaitan dengan hemat energi, kata Frendy, Kantor Lingkungan Hidup Kota Sukabumi mulai memperkenalkan energi-energi alternatif kepada masyarakat.
Di antaranya energi alternatif yang memanfaatkan tenaga surya (solar) serta teknologi biogas.
"Tahun ini kita sudah membuat pembangkit listrik berkekuatan 3.000 watt dengan memanfaatkan tenaga surya di dua titik dan teknologi biogas di tiga titik," jelasnya.
Selain itu, tuturnya, gerakan hemat energi di Kota Sukabumi juga sudah dilakukan dengan mulai diterapkannya pemasangan penerangan jalan umum (PJU) solar cell di beberapa titik. Artinya, PJU tersebut sudah memanfaatkan tenaga surya untuk mengurangi pemakaian energi listrik.
"Untuk PJU yang menggunakan solar cell di antaranya terdapat di Kawasan Agroeduwisata Cikundul. Sedangkan untuk pemanfaatan teknologi biogas terdapat di TPAS Cikundul," sebutnya.
Frendy berharap, banyaknya gerakan hemat energi bisa menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga energi. Upaya hemat energi bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana tapi efektif.
"Misalnya di rumah tidak menyalakan lampu saat siang," pungkasnya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Fahrurrazi mengaku sudah mendiskusikan untuk memadamkan lampu lalu lintas maupun lampu PJU bertepatan Hari Keantariksaan. Namun dengan alasan keselamatan, rencana itu dibatalkan.
"Kita sudah diskusikan. Tapi kayaknya tidak bisa kita padamkan dengan pertimbangan keselamatan dan keamanan," kata Fahrurrazi saat dihubungi Media Indonesia.
Sebagai bentuk imbauan, Fahrurrazi berharap masyarakat bisa memadamkan sementara waktu lampu penerangan di rumah masing-masing malam ini mulai pukul 20.00 WIB-21.00 WIB.
"Kampanye mematikan lampu ini hanya satu jam untuk melihat lebih jelas keindahan ratusan miliar bintang di angkasa," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved