Harumkan Indonesia di Udara

Rio/M-4
06/8/2016 04:51
Harumkan Indonesia di Udara
(MI/Sumaryanto)

MELAYANG dan berputar-putar di udara merupakan kegiatan yang cukup banyak dikenal masyarakat Indonesia dengan nama olahraga paralayang.

Namun, tahukah Anda prestasi paralayang Indonesia telah mendapat tempat bergengsi di dunia paralayang Internasional.

Tak tanggung-tanggung, gelar juara dunia paralayang perempuan sejak 2010-2014 dapat dipertahankan.

Lis Andriana, perempuan asal Kutai, Kalimantan, merupakan salah seorang atlet paralayang senior Indonesia yang juga merupakan juara dunia di nomor ketepatan mendarat.

Bukan hanya sekali, Lis mempertahankan posisi sejak 2012-2014.

Siapa sangka Lis ternyata takut ketinggian.

"Dulu waktu saya kecil, kalau sedang di lantai dua terus melihat ke bawah itu saya langsung pusing. Jadi, memang saat kecil itu saya takut ketinggian," tutur Lis.

Keterlibatannya dalam dunia paralayang dimulai saat ayahnya yang seorang penerjun mengalami cedera ketika mengikuti kegiatan di pemerintah daerah Kutai Barat.

"Jadi mau tak mau saya yang disuruh berlatih karena sudah tidak ada orang lagi. Selama beberapa waktu saya berlatih, akhirnya saya sudah bisa terbang sendiri dan tak lama dipanggil untuk pemusatan latihan nasional," kenang ibu dua anak itu.

Sejak 2006, ia memperdalam paralayang.

Setahun kemudian Lis dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan nasional demi ASEAN Beach Games 2008 di Bali.

Di ajang itu, tim Indonesia berhasil meraih empat medali emas.

Sejak itu, Lis menjadi tumpuan Indonesia di setiap kejuaraan paralayang kelas internasional.

"Lin memang atlet paralayang yang sangat luar biasa. Bahkan, dunia mungkin sudah mengenal namanya. Di sampai sudah keliling dunia mengikuti berbagai macam seri lomba dan ia memenanginya," tutur Elisa Manueke, suami Lis Andriana.

Meski kerap meninggalkan keluarga, Lis tetap mendapat dukungan penuh dari keluarga, terutama Elisa yang berprofesi sebagai penerbang.

Tak jarang, Lis dan Elisa bertanding di kejuaraan yang sama.

Saat ini Lis akan menghadapi seri kejuaraan dunia paralayang di Taiwan.

Ia akan terus menularkan ilmu terbangnya kepada para atlet muda paralayang Indonesia agar bisa menghasilkan regenerasi atlet.

Tentunya ia bisa mencetak dan mengukir prestasi di kancah internasional.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya