Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUT asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menimbulkan korban.
Di Kabupaten Aceh Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, 2 siswa Madrasah Tsanawiah Negeri (MTSN) Blang Bale dan 1 anak balita di Kecamatan Sama Tiga menjadi korban.
Dua siswa MTSN Blang Bale pingsan setelah sulit bernapas karena tebalnya kabut asap di ruang kelas mereka.
Mereka pingsan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung dan mereka dilarikan ke ruang guru.
Guru dan siswa-siswa turut panik melihat dua siswa yang pingsan.
"Kegiatan belajar mengajar agak terganggu karena kabut asap yang semakin tebal. Bahkan, banyak teman kami yang harus diopname karena sesak napas," kata siswa MTSN Blang Bale, Aceh Barat, NAD, Ika Punawisma.
Sementara itu, anak balita bernama Ampon Tadzan mesti dilarikan ke Puskesmas Cot Seumereng karena mengalami sesak napas.
Menurut orangtua Ampon, Yuni, anaknya tidak memiliki riwayat sesak napas.
Diduga, itu disebabkan tebalnya asap pembakaran hutan.
Yuni menambahkan, anaknya mengalami sesak napas karena menghirup asap selama dua hari terakhir.
Asap tebal menyelimuti lingkungan mereka, siang dan malam.
Tak hanya sesak napas, Ampon juga menderita batuk dan demam tinggi.
Pihak puskesmas pun terpaksa merujuk Ampon ke RSUD Cut Nyak Dhien.
"Ampon datang dalam keadaan tak sadarkan diri, demam. Oleh dokter dirujuk ke RS," kata Bidan Puskesmas Cot Seumereng, Erna Wahyuni, Jumat (5/8).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Blang Bintang mendeteksi terdapat lima titik api di Kabupaten Aceh Barat.
Munculnya zona merah titik api itu akibat kebakaran lahan tiga hari lalu.
Kepala Seksi Informasi dan Data BMKG Stasiun Blang Bintang, kemarin, mengatakan pihaknya mendapat sinyal titik api pada peta sebaran titik panas di Indonesia bagian barat.
"Berdasarkan data itu hanya di dua kecamatan ditemukan titik panas di Aceh Barat yakni di Johan Pahlawan dan Bubon. Jumlah titik api untuk wilayah Aceh Barat bertambah dari hari sebelumnya," sebutnya.
Titik panas bertambah
Titik panas terus bertambah sejak Juli lalu.
Hal itu terjadi akibat warga Kalteng sudah mulai membakar lahan.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Bandara H Asan Sampit, ditemukan 24 titik panas.
Titik panas terbanyak ditemukan di Kabupaten Seruyan dengan 10 titik, lalu Kabupaten Katingan (5), Kota Palangkaraya (3), dan Kabupaten Kotawaringin Barat (2).Di Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Gunung Mas, ditemukan masing-masing 1 titik.
Diperkirakan, jumlah titik panas akan terus bertambah seiring dengan sudah masuknya musim kemarau.
"Kita tidak ingin kejadian 2015 terulang kembali," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng Brigong.
Dari Palembang, Sumsel, Komandan Korem 044/Gapo, Kolonel Inf Kunto Arif, menegaskan agar setiap perusahaan yang ada di Sumatra Selatan wajib memiliki posko pengendalian karhutla.
Hal itu ditegaskannya saat menghimpun ratusan pengusaha perkebunan di Sumatra Selatan, kemarin (5/8).
"Semua perkebun-an sudah harus memiliki posko pengendalian. Dilengkapi dengan fasilitas pemadaman kebakaran. Posko ini harus bisa menguasai seluruh area perkebunan miliknya, harus memantau, dan mengawasi agar tidak terjadi karhutla," jelasnya. (FD/SS/DW/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved