Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKEMBANGNYA dunia modern saat ini menuntut untuk selalu berpenampilan rapi, bersih, dan wangi. Tubuh yang wangi tentunya akan meningkatkan rasa percaya diri.
Hal itu diakui Nita Praningrum, 25. Untuk itulah, marketing sebuah perusahaan asing di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan ini, kerap menggunakan wewangian saat bepergian, baik ke kantor, jalan-jalan ke mal, maupun <>hangout bersama teman-temannya.
"Rasanya kalau gak pake parfum gak pede (percaya diri)," tutur Ningrum, panggilan akrabnya kepada <>Media Indonesia, di Jakarta, kemarin (Kamis, 4/8).
Keharuman dari parfum itu, lanjut Ningrum, akan memberi kesan positif bagi yang berada di dekatnya. “Karena itu, parfum selalu ada di tas dan saya rutin membeli parfum merek ternama asal Paris tiga bulan sekali," ujar Ningrum.
Namun, bagi mereka yang memiliki penghasilan pas-pasan, tentu sulit membeli parfum yang harganya di atas Rp1 juta. Alhasil, membeli parfum isi ulang yang banyak beredar menjadi solusinya.
Hal itu dilakukan Hilery Melinda, 21, mahasiswi Universitas Sumatra Utara (USU) yang pernah mencoba membeli parfum refill palsu ala merek terkenal. Parfum yang dibeli dekat kampusnya itu dijual seharga Rp50 ribu isi 30 ml.
"Pertama kali saya pakai, kulit terasa panas, kemerah-merahan, dan gatal. Takut efeknya malah merusak kulit, akhirnya parfum itu saya gak pake lagi," tutur Hilery.
Parfum murah memang bisa menjadi solusi. Namun, sadarkah Anda bahwa murah bukan berarti aman? Bahaya mengancam tubuh, terkandung dalam parfum palsu yang tak sesuai dengan standar industri kosmetik yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kepala BPOM di Denpasar Endang Widowati, dalam situs resmi BPOM menyebutkan bahwa kadar metanol yang diperbolehkan terkandung pada parfum ialah 5% dihitung terhadap total kadar etanol yang digunakan.
Ia juga menuturkan parfum harus memiliki izin edar sehingga perlu dinotifikasi. "Paling aman apabila sediaan parfum yang dijual telah di notifikasi karena proses pencampuran yang dilakukan sudah merupakan proses produksi," katanya.
Berdasarkan hasil survei BPOM, parfum-parfum isi ulang memiliki kandungan kadar metanol yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit, bahkan mengakibatkan kebutaan permanen.
Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, Muliawarman, menyebutkan bahwa ada proses denaturasi etanol sebagai pelarut parfum yang menggunakan metanol dapat membahayakan kesehatan.
Metanol dapat menyebabkan keracunan dan kebutaan apabila tertelan atau terkena mata. Masyarakat mengenal metanol sebagai spiritus, yang pada kesehariannya digunakan untuk minyak lampu petromaks.
Parfum aman
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan parfum yang aman dengan harga terjangkau, produk keluaran Mustika Ratu bisa menjadi pilihan.
General Manager Mustika Ratu Retno Pratiwi mengatakan produk parfum Mustika Ratu sangat aman digunakan. "Parfum yang aman dan dipercaya merupakan produk yang terdaftar di BPOM," ungkap Retno.
Mustika Ratu menghadirkan parfum untuk perempuan dan pria. Untuk perempuan, mereka mengeluarkan Eau De Parfum. Ada enam varian parfum dengan enam jenis keharuman bunga dan buah, yaitu olive, tropikal fruit, rose, jasmine, lily, dan tuberose.
Produk parfum itu dikemas dengan botol mewah ukuran 100 ml dan dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp108 ribu. "Wewangian Eau De Parfum dari aroma buah dan bunga dari produk kami sangat lembut dan tahan lama yang membuat pemakainya percaya diri sepanjang hari," ujarnya.
Untuk pria, Mustika Ratu mengeluarkan BASK for Men yang mempunyai tiga varian, yaitu Bask Titanium Cold, Bask Titanium Sharp, dan Bask Titaninium Strong. Parfum itu tersedia di gerai-gerai Mustika Ratu dan dapat dibeli secara online di situs belanja online.(*/S-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved