Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
NASKAH drama terbaru Harry Potter sukses memecahkan rekor penjualan di Britania Raya dan Amerika Serikat meski gagal menyamai popularitas novel tentang penyihir remaja itu.
Harry Potter and the Cursed Child terjual lebih dari 680 ribu kopi di Britania Raya sejak diterbitkan pada Minggu (31/7), tertinggi untuk naskah drama di Britania Raya dalam dekade terakhir.
Popularitas naskah drama itu selama dua hari pertamanya membuat buku itu membukukan angka penjualan tertinggi sejak 2009 saat buku karangan Dan Brown The Lost Symbol dirilis.
"Pada akhir pekan, kami memperkirakan penjualan Harry Potter and the Cursed Child akan mengalahkan The Lost Symbol dan menyamai rekor penjualan naskah drama An Inspector Calls karya JB Priestley," ujar Kate Skipper, direktur Waterstones.
"Tidak diragukan lagi, ini merupakan buku terbesar kami pada tahun ini," imbuhnya.
Naskah drama yang mulai digelar di West End, London pada 30 Juli itu mengisahkan kehidupan Harry Potter dewasa dengan keluarganya.
The Cursed Child ditulis oleh Jack Thorne dan disutradari oleh John Tiffany berkolaborasi dengan penulis novel Harry Potter JK Rowling.
Di AS dan Kanada, naskah drama itu terjual sebanyak lebih dari 2 juta kopi di dua hari pertama.
Meski meraih sukses luar biasa, naskah drama itu tidak bisa mengalahkan penjualan Harry Potter and the Deathly Hallows, buku ketujuh darn terakhir serial Harry Potter.
Dalam tempo 24 jam saat dirilis pada 2007, The Deathly Hallows terjual sebanyak 2,65 juta kopi di Britania Raya. (AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved