Garda Pemuda NasDem dan UMNO Sepakat Perangi Radikalisme dan Terorisme

Golda Eksa
02/8/2016 22:33
Garda Pemuda NasDem dan UMNO Sepakat Perangi Radikalisme dan Terorisme
(MI/MOHAMAD IRFAN)

PERHATIAN serius terhadap mutu pendidikan dipandang sebagai salah satu solusi untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme di kalangan anak muda. Tugas tersebut tidak boleh hanya diserahkan kepada pemerintah saja, namun sebaiknya semua elemen juga bisa ikut berpartisipasi.

Demikian pernyataan Ketua Pemuda UMNO (United Malays National Organisation) Khairul Azwan Harun usai melakukan pertemuan dengan Garda Pemuda NasDem di Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa (2/8). Turut hadir Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Martin Manurung dan Anggota Komisi I DPR dari Fraksi NasDem Prananda Surya Paloh.

"Kita melihat peranan pemuda di kedua negara, Indonesia dan Malaysia sangat besar, terutama dalam usaha memerangi gejala ideologi radikalisme dan terorisme," kata Khairul.

Pertemuan dua organisasi kepemudaan di kawasan Asia Tenggara ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (29/3). Menurutnya, anak muda mesti dibekali pendidikan tentang cara mengantisipasi ideologi radikalisme.

Garda Pemuda NasDem dan Pemuda UMNO berencana membuat sebuah wadah untuk memerangi berkembangnya paham tersebut. Khairul berharap usaha yang dirintis itu dapat membuahkan hasil dan sekaligus memberikan contoh positif bagi kalangan pemuda di Asia.

"Sudah tentu kami punya tanggung jawab sebagai ahli politik muda untuk mencari jalan terutama dalam soal pendidikan. Kesepamahaman ini kita angkat menjadi sebuah reality, we have to fight radicalism, terrorism, and we promote better future before our generation disturbed nation," jelasnya.

Senada disampaikan Prananda. Katanya, kunjungan balasan dari pengurus Pemuda UMNO menjadi bukti konkret hubungan kerjasama kedua organisasi kepemudaan tersebut.

"Masalah radikalisme, saya rasa karena kita (hubungan) semua ini cukup baik dan bisa untuk melakukan komunikasi yang lebih intens. Saya juga akan melakukan komunikasi dengan NU (Nahdlatul Ulama) untuk konferensi yang lebih bagus lagi," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya