MESKI telah memasuki usia kepala lima, gerak gerik Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti masih energik.
Dalam kesempatan halalbihalal bersama seluruh karyawan di lingkungan Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, kemarin, ia menunjukkan sisi lainnya yang membuat semua mata terpana.
Suasana halalbihalal yang berlangsung di Auditorium Gedung Minabahari III itu semula tampak biasa laiknya acara di kementerian/lembaga pada umumnya.
Begitu sesi ramah tamah selesai, Susi yang berdiri anggun di atas panggung langsung menuju ke tengah Auditorium.
Ternyata, pihak Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP) sudah memodifikasi area tengah auditorium menjadi lantai dansa.
Dengan suara gaharnya yang tetap terdengar ramah, Susi mengajak seluruh hadirin berkumpul.
Musik bernuansa salsa pun seketika menghentak, membuat suasana semarak.
"Ayo semuanya, kita menari, enggak usah malu-malu," seru Susi ke seluruh hadirin, termasuk wartawan.
Tepuk tangan langsung bergemuruh ketika Susi menari dengan lincahnya. Tanpa ragu, dia meliuk-liukkan tubuhnya.
Perempuan asal Pangandaran itu berganti-ganti pasangan menari.
Mulai pegawai KKP, rekan Susi, hingga anak lelakinya, Alvy Xavier.
Begitu antusiasnya menari, Susi sempat terjatuh.
Memang, sepatu yang dikenakannya memiliki hak lebih dari 10 cm.
Namun, tak terlihat semburat malu di wajahnya.
Tidak lebih dari 5 detik, Susi langsung bangkit dan menyingkir ke sudut area.
"Ibu ganti sepatu dulu," bisik salah satu staf KKP.
Karena merasa sepatunya sudah nyaman, Susi kembali memanaskan lantai dansa.
Kali ini, sang penyanyi yang sedari tadi mengiringi gelaran halalbihalal turut masuk ke tengah-tengah kerumunan.
Pantas saja suara yang menggema sangat familier.
Dia penyanyi jazz senior Trie Utami.
Seolah tidak mau kalah dengan Bu Menteri,
Trie yang tampil cantik dengan rambut terurai panjang mengeluarkan suara merdunya sekaligus ikut bergoyang.
Setidaknya lima lagu dibawakan musikus tersohor tersebut, antara lain Labamba, I Saw Her Standing There, Cotton, Cotton Field dan Crazy Little Things Called Love.
Berjoget bersama Susi benar-benar menikmati setiap bit yang mengalun, seolah ingin melupakan sejenak beban pekerjaan yang cukup memeras tenaga dan pikiran.
Apalagi jika itu menyangkut pemberantasan pencurian ikan (illegal fishing).
"Jangan serius-serius, Pak, Bu. Lupakan dulu beban jadi PNS, sini ikut bergoyang," serunya seraya tertawa.
Bak gayung bersambut, pegawai KKP yang semula enggan pun turut melantai.
Arena dansa pun semakin ramai.
Saking meriahnya, penyanyi Trie Utami berdecak kagum.
"Oh, jadi begini acara di (Kementerian) Kelautan. Habis salaman langsung joget. Ini baru asyik!" ucap Trie.
Akhirnya sesi berjoget massal itu ditutup dengan alunan musik dan gerakan tari khas Manado, Poco-Poco.
Namun, karena dibisiki ajudannya, Susi pun harus menghentikan kegembiraannya.
Jadwal rapat kabinet bersama Presiden Joko Widodo di istana telah menanti. (H-3)