MENTERI Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, 56, mengatakan pendapatan master of ceremony atau sering disingkat MC ternyata lebih menjanjikan jika dibandingkan dengan jabatan menteri.
Pendapat itu dilontarkan untuk menyindir MC saat Halalbihalal Komunitas Telco dan Media 2015 di Kantor Pusat Indosat, Jakarta, kemarin.
Meski pendapatan presenter lebih tinggi daripada menteri, Rudiantara tetap meminati posisi dan tugasnya dalam Kabinet Kerja Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).
"Kalau dari honor, jangan jadi menteri, tapi kan cuman honor," ucapnya disambut gelak tawa tamu undangan.
Hadirin pun paham bahwa pejabat negara mendapatkan fasilitas tambahan yang tak didapatkan publik.
Rudiantara hanya menambahkan, meski menjadi menteri, dirinya masih tetap bertanya mengenai industri telekomunikasi ke pemangku kepentingan dari negara lain, terutama pada Menteri Pertanian (Mentan) Malaysia Datuk Seri Ahmad Sbabery Cheek yang baru saja dirotasi dari menteri telekomunikasi dan multimedia di kabinet Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak.