Roadshow STP Trisakti Sosialisasikan Program Beasiswa Unggulan ke Daerah

MI/Bay
30/7/2015 00:00
Roadshow STP Trisakti Sosialisasikan Program Beasiswa Unggulan ke Daerah
(Dok MI)
Roadshow Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Jakarta ke sejumlah daerah di Jawa selain melakukan kerjasama pendidikan dengan perguruan tinggi juga menyosialisasikan program Beasiswa Unggulan (BU) ke sekolah dan masyarakat umum. Diantaranya dengan membuka stand pendiidkan dalam Pameran Batik Week di kota Pekalongan,Jawa Tengah,Kamis (30/7).

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasaran STP Trisakti,Tri Djoko Sulistiyo menjelaskan BU  merupakan program Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud yang memberi kesempatan pelajar dan guru berprestasi melanjutkan pendidikan ke jenjang  S1 dan S2. "Dalam pameran ini kami mempromosikan program BU kepada pelaku industri seni, budaya dan pariwisata juga kepada PNS  dan Guru SMK untuk  melanjutkan pendidikan di STP Trisakti,"kata Tri Djoko.

Staf Sekretariat Pasca Sarjana STP Trisakti, Endang Budiarti menambahkan untuk program BU jenjang S2 pihaknya membukaM kesempatan bagi para guru SMK melanjutkan pendidikan di STP Trisakti dengan syarat memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5 dan TOEFL 550 serta Tes Potensi Akademik 450.Bagi guru yang berminat bisa mengunduh laman www.stptrisakti.net.

STP Trisakti juga membuka pendaftaran beasiswa non BU dengan IPK 3 dan TOEFL 300. Tri Djoko menambahkan pameran Batik Week dibuka Mendikbud Anies Baswedan bersama Walikota Pekalongan Mohammad Basyir Ahmad.Walikota Pekalongan telah berkomitmen melanjutkan kerjasama pendidikan dengan STP Trisakti.

Menurut Tri Joko,pada sambutan pameran Batik tersebut Mendikbud mengapresiasi Pekalongan sebagai salah satu Kota Kreatif dunia dan satu-satunyanya di Asia Tenggara berdasarkan pengakuan Unesco. Pekalongan dengan batiknya dapat menjadi brand Indonesia dimata internasional.  Sementara setibanya di Kudus,Jawa Tengah,delegasi STP Trisakti yang dipimpin Direktur Program Vokasi,Fachrul H Habibie mengunjungi SMKN 1 Kudus memaparkan program BU kepada Kepala Sekolah (Kepsek)  dan Guru setempat.

Kepsek SMKN 1 Kudus, Sudirman menyambut positif sosialisai BU tersebut dan akan menawarkan kepada guru dan siswa dapat mengikuti program BU. "Ini positif dalam rangka meningkatkan kualitas akademik tenaga didik kami,"kata Sudirman. Namun ia mengungkapkan adanya kendala birokrasi bagi guru PNS yang berminat ikut beasiswa S2 yaitu sebagai PNS tunjangan sertifikasinya tidak lagi diberikan atau dibekukan sementara semasa mengikuti S2 tersebut. Ia berharap agar pemerintah pusat khususnya mengatur PNS di Kemenpan RB dapat fleksibel bagi guru guru PNS yang ingin melanjutkan pendiidkan ke jenjang S2.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya