Badan Penyelenggara BPJS Harusnya Bisa Mengantisipasi Kartu Palsu

26/7/2016 17:22
Badan Penyelenggara BPJS Harusnya Bisa Mengantisipasi Kartu Palsu
(ANTARA)

BELUM selesai kasus vaksin palsu, kini sudah muncul kartu BPJS palsu. Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem Amelia Anggraini tidak habis pikir dengan semua ini. Ia mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini.

"Saya mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Sebab jelas-jelas merugikan masyarakat," ujarnya di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Selasa (26/7).

Amelia juga meminta pihak BPJS agar betul-betul menyosialisasikan secara massif dan serius kepada masyarakat, terutama masyarakat yang berada di pedesaan.

Menurut informasi yang terima Amelia, kartu BPJS yang kabarkan palsu di Bandung adalah program subsidi dari lembaga sosial bagi warga miskin. Pembuatannya diurus oleh sukarelawan kesehatan Desa. "Hal inilah yang harus ditelusuri oleh pihak berwajib, apa motif sebenarnya," tegasnya.

Amel juga mengimbau kepada masyarakat agar pengurusan kartu dan permintaan informasi tidak melalui calo. "Hubungi kantor BPJS Kesehatan terdekat saja," sambungnya.

Bagi Amelia, munculnya kejadian ini harus membuat BPJS harus mengevaluasi kembali metode dan jangkauan sosialisasi BPJS. Pihak BPJS harus menyiapkan perangkat untuk mengantisipasi kejadian-kejadian seperti ini. "Sosialisai harus betul-betul tepat sasaran," ujarnya. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya