UT Seriusi Sistem Online

MI
22/7/2016 11:20
UT Seriusi Sistem Online
()

REKTOR Universitas Terbuka (UT) Tian Belawati mengatakan pentingnya penggunaan sistem pembelajaran berbasis online atau dikenal dengan e-learning bagi perguruan tinggi.

"Defenisi learning itu sekarang adalah dengan memanfaatkan sumber informasi menjadi ilmu pengetahuan yang di dapat dari sumber sumber itu. Paradigma pendidikan kita sekarang itu sesungguhnya berdasarkan connectivism. Itu artinya ilmu pengetahuan itu tercipta karena kemampuan kita sebagai pengguna menghubungkan konten-konten informasi dari berbagai sumber agar bisa bermakna," ujarnya di sela acara silaturahmi bersama Rektor UT, di Restoran Pare'gu, Jakarta, kemarin (Kamis, 21/7).

Lebih lanjut Tian menuturkan tingginya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya masih terhalang rendahnya daya tampung perguruan tinggi. "Kan daya tampung perguruan tinggi negeri itu cuma 30%, tapi yang 70% itu tidak kuliah sama sekali, besar sekali. jadi kita ingin mereka bisa kuliah," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Tian juga mengungkapkan tingkat antusias mahasiswa dalam menggunakan sistem <>online cukup tinggi. Hal ini disebabkan semakin mudahnya akses informasi secara mobile.

Dalam kesempatan lain, Muhammad Abduh Zen, pengamat pendidikan, menyatakan bahwa sistem ini akan menemui banyak kendala di antaranya adalah berbagai faktor penunjang seperti e-book dan perpustakaan. Selain itu keaktifan mahasiswa juga menjadi faktor penentu keberhasilan.

"Sistem ini sebaiknya tidak berdiri sendiri atau murni online tapi tetap perlu disertai waktu-waktu tatap muka. Untuk di Indonesia tantangan sistem jaringan dan penunjangnya seperti listrik dan lain-lain juga perlu diperhatikan."

UT telah menerapkan sistem perkuliahan e-learning sejak 3 tahun lalu. Hingga saat ini UT full online S1 telah diterapkan di program studi Manajemen, Matematika FMIPA, Pendidikan Matematika FKIP, Bahasa Inggris dan terjemahan FISIP.(*/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya