Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyatakan tetap berkomitmen melakukan reformasi total koperasi untuk memberdayakan koperasi.
Dengan begitu, koperasi bermanfaat bagi anggota dan masyarakat, serta berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja, pemerataan pendapatan, dan mengurangi ketimpangan ekonomi.
“Agar reformasi total ini berjalan, ada tiga langkah yang terus kami perkuat yakni rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi, dan pengembangan koperasi,” kata Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dalam sambutannya pada peringatan Hari Koperasi ke-69 di Jakarta pada 12 Juli lalu.
Ia menyampaikan rehabilitasi koperasi diawali dengan pengelolaan dan pemutakhiran data koperasi yakni dengan online database system (ODS) dan membekukan/membubarkan koperasi yang tidak aktif. “Langkah lainnya menertibkan koperasi dengan pengawasan terpadu melalui pembentukan Deputi Pengawasan,” ucap Puspayoga.
Saat ini berdasarkan data yang dihimpun, jumlah koperasi di Indonesia sampai akhir 2015 menyentuh angka 212.135 unit. Setelah direhabilitasi melalui pemutakhiran data dengan cara ODS, tercatat hanya 150.223 unit koperasi yang aktif.
Pada peringatan Hari Koperasi bertemakan Reformasi koperasi mewujudkan ekonomi berdikari itu, Puspayoga melanjutkan langkah kedua reformasi total yakni reorientasi koperasi dilakukan dengan berbagai upaya sistematis sehingga mampu mengubah paradigma dari pendekatan kuantitas menjadi kualitas.
Kemenkop UKM dalam hal ini akan menempuh berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas koperasi. Pertama, membangun koperasi berbasis information technology dan bekerja sama dengan notaris untuk penerbitan akta koperasi secara online. “Nantinya proses pendirian koperasi semakin mudah, cepat, dan e sien. Koperasi juga difasilitasi agar bisa menggelar RAT (rapat anggota tahunan) secara <>online, termasuk proses izin usaha mikro dan kecil bisa online,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Puspayoga, dalam reorientasi juga akan dilakukan penguatan kelembagaan koperasi serta mendorong koperasi dalam meningkatkan jumlah anggota mereka.
Pengembangan
Puspayoga menambahkan untuk langkah pengembangan koperasi, pihaknya akan mengupayakan berbagai agenda permanen seperti mengkaji regulasi yang menghambat berkembangnya koperasi dan memperkuat akses pembiayaan dengan menyiapkan koperasi menjadi penyalur kredit usaha rakyat (KUR).
“Selanjutnya juga akan kami kembangkan koperasi sektor riil khususnya yang berorientasi ekspor, padat karya, serta memanfaatkan ekonomi digital,” jelasnya.
Puspayoga menegaskan gerakan dan kesadaran untuk reformasi total itu perlu dijalankan tanpa harus berupa kegiatan seragam dan monoton, tapi tetap bersifat serentak, serta didukung pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh komponen masyarakat.
“Dalam hal ini pemerintah berkomitmen membangun koperasi melalui berbagai kebijakan dan program dalam bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia, kewirausahaan, peningkatan akses pembiayaan, fasilitasi pemasaran, serta manajemen dan teknologi informasi,“ paparnya.
Di sisi lain, Puspayoga mengajak pembina, pengurus, pengelola, dan seluruh anggota koperasi untuk berpartisipasi dalam reformasi total koperasi sesuai dengan kemampuan dan kapasitas mereka. (Dik/S-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved