Lawan Radikalisasi Lewat Pertunjukan Rakyat

Putra Ananda
19/7/2016 17:51
Lawan Radikalisasi Lewat Pertunjukan Rakyat
(MI/Adam Dwi)

BERBAGAI macam cara terus dilakukan pemerintah untuk menangkal ajaran radikal yang bisa mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya dengan cara menyampaikan pesan-pesan moral melalui kebudayaan-kebudayaan lokal.

Seperti yang dilakukan oleh Direktorat Jendral Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunukasi dan Informatika (Kominfo) dengan menggelar pertunjukan rakyat.

Dirjen IKP Kominfo Rosarita Niken Widiastuti menuturkan bahwa budaya tradisional cenderung memiliki penggemarnya sendiri. Hal tersebut tentu bisa menjadi sarana efektif bagi pemerintah untuk menyampaikan pesan cinta budaya dan cinta tanah air ke masyarakat.

Para tokoh-tokoh wayang yang berjiwa ksatria dapat dijadikan contoh bagi masyarakat untuk cinta tanah air sehingga efektif menangkal ajaran-ajaran radikalisme.

"Kegiatan ini memang dimaksudkan untuk menghibur dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya radikalisme yang bisa merugikan NKRI," tutur Niken di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (15/7).

Dalam kesempatan pertunjukan rakyat tersebut, Ditjen IKP turut menampilkan Ki Anom Dwijokangko selaku dalang yang membawakan cerita wayang kulit bertemakan 'Penguatan Karakter Bangsa untuk Keutuhan NKRI'. Melalu kemahiran aksi dalangnya memainkan tokoh wayang kulit, Ki Anom menyampaikan pesan-pesan moral cinta tanah air kepada warga Karanganyar yang hadir langsung maupun yang mendengarkan siaran radio RRI serta Swiba FM.

"Kampanye deradikalisasi yang menyentuh masyarakat lapis bawah dengan menggelar pertujukan rakyat wayang kulit ini diharapkan bisa menjadi awal yang baik untuk mengajak masyarakat memerangi sikap radikal," jelas Niken. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya