MOS dengan Konsep Baru Menyenangkan

MIq
19/7/2016 10:45
MOS dengan Konsep Baru Menyenangkan
(Murid SD bermain egrang batok saat mengikuti masa orientasi siswa (Mos) peserta didik baru di SDN Simomulyo V, Surabaya, Jawa Timur---Antara/Zabur Karuru)

HARI pertama masuk sekolah, kemarin, diisi berbagai kegiatan. Sebagian besar pihak sekolah memanfaatkan untuk kegiatan orientasi sekolah atau yang dikenal dengan masa orientasi sekolah (MOS). Hal itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan MOS diawali sekolah dengan mengundang orangtua siswa pada hari pertama itu.

"Di sekolah, anak-anak punya ibu dan bapak guru yang menggantikan orangtua di rumah. Tadi kami menyampaikan informasi bahwa tiga hari ini kegiatannya seperti apa, mereka juga pasti membentuk grup. Komunikasi yang baik merupakan wujud kerja sama antara orangtua dan pihak sekolah untuk mendorong perkembangan siswa, juga menghindarkan siswa dari potensi perbuatan melenceng seperti perpeloncoan, pemalakan, hingga tawuran, sebab pihak sekolah hanya bisa mengawasi para siswa dari pukul 06.30 hingga pukul 15.00," ujar Kepala SMAN 70 Jakarta, Rita Nurmastuti.

Di beberapa sekolah Kota Bogor, seperti SMPN 7 Kota Bogor dan SMK YKT Bogor terlihat para siswa baru, kakak kelas, dan para guru mengadakan silaturahim.

Hal senada dikemukakan Kepala SMA Wahyu Hj Marwati di Makassar, Sulsel. "Hari pertama hanya perkenalan dengan guru, termasuk pengenalan dan tata tertib sekolah."

Munculnya 'budaya baru' di sekolah itu disambut gembira banyak pihak, baik orangtua, sekolah, maupun para siswa. "Yang kami bayangkan sebelumnya tidak terjadi. Kakak-kakak kelas juga sangat ramah. Kegiatan pengenalan lingkung-an sekolah enak dan seru," kata salah satu siswa baru di SMA Negeri 1 Yogyakarta, Anggita Salsabilah Afifah.

Menurut Anggita, tidak ada tugas berat atau aneh dari sekolah selama masa pengenalan lingkungan sekolah. "Kami diberi tugas berbentuk teka-teki. Jika dikerjakan seorang diri sulit, tetapi jika dikerjakan bersama akan lebih menyenangkan dan bisa berkenalan dengan teman lainnya," katanya.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016, konsep MOS yang identik dengan perpeloncoan diubah menjadi masa pengenalan lingkung-an sekolah (MPLS) yang substansinya memperkenalkan profil, lingkungan, serta budaya di sekolah tempat siswa akan menimba ilmu selama beberapa tahun ke depan. (DD/Nic/LN/KG/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya