Kapal Nirawak Karya Mahasiswa UI Raih Peringkat 5 Dunia

Puput Mutiara
13/7/2016 22:58
Kapal Nirawak Karya Mahasiswa UI Raih Peringkat 5 Dunia
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

SEJUMLAH mahasiswa UI yang tergabung dalam Autonomous Marine Vehicle Team Universitas Indonesia (AMV-UI) berhasil meraih peringkat ke-5 dunia pada ajang kompetisi kapal 9th International Roboboat Competition yang berlangsung pada 4–10 Juli 2016 di Virginia Beach, Amerika Serikat.

AMV-UI memperlombakan karya inovatif mereka berupa teknologi kapal tanpa awak bernama Makara-05 (drone permukaan laut) dan Makara-06 (drone bawah laut). UI berhasil mengungguli tim dari University of Michigan, AS, University of Ulsan, Korea Selatan, dan Embry-Riddle Aeronautical University, AS.

Ketua AMV-UI Zulfah Zikrina menjelaskan, keunggulan kapal Makara-05 dan Makara-06 ada pada kemampuan bermanuver dan kecepatan kapal serta kemampuan merekam gambar, video, serta deteksi bentuk di permukaan maupun bawah laut.

"Dengan kemampuan itu, ke depannya, Makara-05 dan Makara-06 dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam laut guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut, serta penanganan bencana sehingga bermanfaat untuk negeri," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (13/7).

Menurut dia, tim sempat mengalami kendala teknis pada tahap robot performance. Hardware yang digunakan mengalami gangguan sinyal karena faktor lingkungan di saat jumlah satelit yang didapatkan di AS lebih sedikit jika dibandingkan saat di Indonesia. Alhasil, tim terpaksa melakukan pemrograman ulang terhadap sistem Makara-05 dalam waktu yang sangat terbatas.

Namun demikian, ungkapnya, permasalahan itu dapat dipecahkan dengan adanya kerja sama tim yang baik hingga berhasil mengantarkan AMV-UI menyelesaikan misi-misi perlombaan. Lebih dari itu, tim Indonesia sanggup mengungguli kampus-kampus terkemuka dunia dalam ajang kompetisi bergengsi.

Ada dua tahap penilaian dalam kompetisi tersebut, yaitu static judging dan performance/dynamic robot. Pada tahapan static juding, kemampuan akademis dan pemahaman teknikal yang mendalam menjadi penilaian utama dan dipresentasikan di hadapan para juri berasal dari Naval Sea System Command (NAVSEA), Ocean Naval Research (ONR), dan organisasi Naval lainnya.

"Selain itu ada sejumlah komponen penilaian lain yakni penulisan jurnal, kualitas materi jurnal, fisik kapal, tayangan video, website, social media, rechical academic oral presentation, inspeksi robot, dan team interview," terang dia.

Menurut Rifelly Dewi Astuti, Kepala Humas dan KIP UI, AMV-UI mampu menjawab seluruh pertanyaan dari juri sehingga berhasil mengalahkan tim papan atas dari tahun sebelumnya seperti University of Michigan, United States Naval Academy (USNA).

Pada tahapan Performance Robot, jelasnya, para kontestan diminta untuk menunjukkan kemampuan kapal dalam menyelesaikan lima misi kompetisi. Antara lain navigasi, penghundaran rintangan (obstacle avoidance), berlabuh otomatis (automated docking), mendeteksi frekuensi bawah laut (pinger location) dan meluncurkan kapal selam untuk merekam gambar bawah air (interoperability challenge).

"Kapal Makara-05 atau Drone Permukaan Laut merupakan kapal tanpa awak yang didesain dengan konsep tiga lambung (trimaran) dan pada bagian depan terdapat axe bow yang berfungsi untuk memecah gelombang/ombak, sehingga mampu meningkatkan efisiensi waktu," papar Rifelly.

Sedangkan, tambahnya, Kapal Makara-06 atau Drone Bawah Laut merupakan kapal yang memiliki kemampuan sensor mengolah citra objek di bawah laut dan mampu bertahan selama 4 jam di bawah air pada kedalaman hingga 100 meter.

Setelah sembilan kali diadakan, tahun ini turnamen tersebut diikuti sejumlah negara seperti AS, Korea Selatan, dan India. Adapun tantangan yang harus diselesaikan dalam AMV-UI salah satunya men desain kapal yang mampu dioperasikan kawasan pesisir, baik untuk misi pengamanan, penyelamatan, operasi darurat dan operasi oseanografi, kegiatan riset dan lainnya. (Mut/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya