MAAF-MEMAAFKAN memang identik dengan Hari Raya Idul Fitri. Ternyata, menurut penelitian terbaru, memaafkan juga memiliki kekuatan menjaga tubuh tetap sehat.
Pada sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biobehavioral Sciences, para peneliti di University of California, Amerika Serikat, menemukan bahwa memaafkan seseorang berdampak baik bagi kesehatan.
Penelitian tersebut melibatkan 202 partisipan. Peneliti kemudian membagi mereka ke dalam dua kelompok. Setelah itu, para peserta diminta untuk mengingat kejadian yang membuat mereka sakit hati. Kemudian, peneliti meminta setiap kelompok untuk marah dan memaafkan kejadian tersebut. Hasilnya, peserta yang memaafkan memiliki tekanan darah lebih stabil.
Pemimpin penelitian Britta Larsen mengungkapkan bahwa dengan sikap memaafkan, seseorang akan memperoleh kebaikan fisik dan psikologis.(Medicaldaily/Pra/X-4)