Potensi Karhutla Membesar Hingga September

Putri Rosmalia Octaviyani
11/7/2016 19:18
Potensi Karhutla Membesar Hingga September
(ANTARA/REGINA SAFRI)

MEMASUKI semester kedua 2016, ratusan hotspot kembali terdeteksi di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan. Sumatera menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak yang terpantau sejak awal Juli lalu, yakni sebanyak, yakni mencapai 245 hotspot.

Sementara 43 hotspot terpantau berada di beberapa wilayah Kalimantan. Diduga kuat, hotspot tersebut merupakan titik api yang muncul akibat adanya pembakaran yang dilakukan dengan sengaja.

"Upaya pemadaman karhutla terus dilakukan oleh Satgas Terpadu Siaga Karhutla di Riau. BNPB menempatkan 2 helikopter water bombing serta 2 pesawat Air Tractor water bombing. Setiap hari heli dan pesawat tersebut memadamkan api dari udara. Upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah perluasan," ungkap Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (11/7).

Sutopo menjelaskan, meskipun diprediksi tidak akan separah kebakaran yang terjadi pada 2015, kondisi kering, sulitnya air, dan lokasi yang sulit diakses menimbulkan kesulitan dalam upaya memadamkan api. Selain itu, cuaca pada Juli, Agustus, dan September diprediksi kuat akan lebih kering. Dengan demikian, potensi terjadinya kebakaran dan meluasnya api akan semakin meningkat. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya