Lembaga IZI Sasar Manfaat dari Aceh hingga Papua

Syarief Oebaidillah
08/7/2016 23:18
Lembaga IZI Sasar Manfaat dari Aceh hingga Papua
(Istimewa)

LEMBAGA Amil Zakat Nasional (Laznas) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) sebagai salah satu LAZ baru hasil spin-off dari PKPU yang secara legal baru berusia 6 bulan, sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI Nomor 423 Tahun 2015 ternyata mampu langsung berkiprah dengan menjangkau sejumlah lokasi yang cukup luas di Tanah Air. Bahkan program yang digulirkan menjangkau Aceh hingga Papua.

Adapun titik pelaksanaan program sejumlah 331 lokasi dengan relawan yang terlibat 280 orang. Seluruh program ini didukung lebih dari 30 ribu orang donatur dan mitra zakat. Hingga akhir Ramadan 1437 Hijriah, IZI sudah menyasar 131.784 penerima manfaat .

Jumlah penerima manfaat itu terdistribusi di 20 provinsi dan 138 kota/kabupaten se-Indonesia. Mereka menerima manfaat program cukup beragam, mulai dari program buka puasa bersama, paket Lebaran keluarga duafa, belanja bareng yatim, hingga sedekah Alquran.

"Kami berharap walau IZI adalah lembaga zakat baru, tetapi bisa langsung diterima masyarakat dan ikut membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan," ungkap Direktur Utama Laznas IZI Wildhan Dewayana, melalui rilis kepada pers, Jumat (8/7), saat menyampaikan laporan Ramadan 1437 H Laznas IZI di Jakarta.

Wildhan mengatakan, Program Ramadan IZI sengaja digelar sebagai bentuk layanan untuk memudahkan masyarakat yang memerlukan.

Selain Program Ramadan, IZI juga tetap melakukan program reguler berupa layanan duafa, santunan yatim dan janda kurang mampu, serta layanan lainnya berupa rumah singgah pasien juga masih terus aktif berjalan di Ramadan ini.

"Selain itu, layanan ambulans gratis dan layanan mobil jenazah gratis terus dibuka, kecuali libur tepat di Hari Idul Fitri saja. Ini semua sebagai bukti bahwa kami di IZI tetap mengutamakan kemudahan bagi duafa yang memerlukan, bahkan ketika kantor atau lembaga layanan lainnya libur Lebaran," imbuhnya.

Wildhan menambahkan, sesuai semangat IZI, Ramadan kali ini mengusung tema 'Memudahkan Saudaramu, Dimudahkan Urusanmu'. Dari tema ini berkembang semangat memudahkan pada masyarakat.

"Artinya setiap orang, dengan semangat memudahkan akan menjadi penyambung jalinan kemudahan yang panjang, bahkan ke sejumlah lapisan masyarakat. Kami di IZI percaya, bahwa setiap orang sesungguhnya punya potensi kebaikan yang bisa diberikan pada orang lain di sekitarnya, sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadis yang mengatakan 'Siapa memberi kemudahan pada orang yang kesulitan, Allah SWT akan memberikan kemudahan padanya di dunia dan akhirat'," katanya.

Nana Sudiana, selaku Direktur Pendayagunaan IZI, menambahkan, Program Ramadan IZI memang porsinya dominan program amal. Hal ini tak lain karena dalam kajian Tim Pendayagunaa IZI, sejak awal tahun daya beli masyarakat menurun, saat yang sama cukup banyak karyawan atau buruh yang mengalami masalah di pekerjaan mereka.

Bahkan dari sejumlah mustahik yang datang ke kantor, diketahui ada sejumlah buruh atau pekerja yang nasibnya kurang beruntung karena di-PHK pabrik atau perusahaan mereka. Laznas IZI, sesuai tahapannya, akan memilah penerima manfaat Ramadan tahun ini untuk diseleksi apakah akan dilanjutkan pada program pemberdayaan yang telah ada atau tidak.

"Integrasi Program Ramadan dengan program reguler ini merupakan terobosan Lembaga Zakat IZI agar penerima manfaat semakin dimudahkan dalam urusannya. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, ada peningkatan jumlah penerima manfaat di tahun ini. Perkiraan hingga akhir Ramadan penerima manfaat tahun ini meningkat hingga 30%," ujar Nana. (RO/Bay/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya