Pemudik Diimbau Waspada

Nurul Hidayah
15/7/2015 00:00
Pemudik Diimbau Waspada
Petugas mengevakuasi bus Rukun Sayur yang mengalami kecelakaan di Km 202 Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat, kemarin.(ANTARA/Sigid Kurniawan)

ARUS lalu lintas kendaraan baik di pintu Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), di jalur tengah dan selatan, maupun di jalur pantura dari Jakarta ke Semarang pada H-3 Lebaran kemarin terbilang lancar. Salah seorang pemudik asal Jakarta, Yuda, mengaku masuk Tol Cipali melalui pintu Tol Cikampek.

"Saya mau ke Jawa Tengah lewat Cipali dan suasananya cukup lancar."

Hal senada disampaikan Suherman, pemudik asal Subang.

"Saya sempat antre di pintu tol. Setelah itu lancar."

Kondisi arus lalu lintas yang lancar tersebut dimanfaatkan oleh banyak pemudik untuk memacu kendaraan hingga melampaui batas keselamatan. Tidak sedikit pengemudi mengalami kelelahan fisik setelah menempuh perjalanan panjang. Petugas kepolisian pun tidak henti-hentinya mengingatkan pemudik agar tetap waspada di sepanjang perjalanan.

Sebagaimana diungkapkan oleh Kapolda Jabar Irjen Moechgiyarto seusai menjenguk korban luka ataupun meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon, kemarin. Menurut Kapolda, pihaknya gencar mengimbau kepada pemudik untuk menjaga keselamatan di jalan.

"Pengemudi harus disiplin. Jika mengantuk, istirahat di rest area."

Kecelakaan yang merenggut korban 12 orang meninggal tersebut terjadi di Km 202 Tol Palikanci, Cirebon. Kecelakaan bermula saat bus Rukun Sayur dengan nomor AD 1543 CF melaju dari Jakarta menuju Wonosobo.

Saat memasuki Km 202 Tol Palikanci sekitar pukul 13.30 WIB, bus yang disopiri Larto itu tiba-tiba oleng lalu menghantam tembok pembatas. Akibatnya, 12 penumpang meninggal, 27 luka ringan, dan 6 orang luka berat.

Kecelakaan lain terjadi di Km 63 Tol Jakarta-Cikampek. Sebuah minibus sarat penumpang ditabrak sedan. Dalam kejadian itu seorang meninggal dan empat lainnya luka luka.

"Korban ialah penumpang minibus. Sebuah sedan hilang kendali lalu menabrak pembatas jalan dan minibus," kata Ridwan, petugas derek Tol Jakarta-Cikampek.

Ada lagi kecelakaan di jalur penghubung pantura ke jalur selatan di Ajibarang, Banyumas. Sebuah minibus menabrak sepeda motor sehingga menyebabkan seorang meninggal dan tiga lainnya luka-luka.

Menurut Kepala Pos Pengamanan Ajibarang Ajun Komi saris I Putu Krisna, korban meninggal dan luka tersebut ialah pengemudi dan penumpang sepeda motor.

"Sopir minibus mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan mobilnya."

Kabid LLAJ Dishubkominfo Banyumas Agus Sriyono menambahkan jumlah kendaraan yang melintas pada H-3 Lebaran meningkat signifikan.

"Kemarin kendaraan melintas 3.000 per jam. Hari ini meningkat lagi. Kami imbau pemudik berhati-hati dan waspada."

Unsur keamanan

Puncak arus mudik diprediksi berlangsung hingga hari ini. Kepala Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKB Ipung Purnomo mengatakan hingga kemarin sekitar 2 juta sepeda motor keluar dari Jakarta. Adapun mobil pribadi dan bus mencapai 1,5 juta.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Achmad Gani Ghazali menegaskan pihaknya sudah memenuhi unsur keamanan dan kenyamanan pengguna Tol Cipali.

"Tim sudah menindaklanjuti temuan dari subtim uji laik fungsi menyangkut keselamat-an. Kini perlengkapan yang sudah dipenuhi antara lain rambu lalu lintas, marka jalan, reflektor, guiderail (pembatas jalan), dan patokan batas kecepatan," tandas Achmad Gani.

(RZ/LD/DG/AS/Beo/Mus/X-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya