Sistem Baru KAI Diharapakan Hilangkan Tiket Palsu

Basuki Eka Purnama
05/7/2016 13:32
Sistem Baru KAI Diharapakan Hilangkan Tiket Palsu
(ANTARA/Prasetia Fauzani)

PEMBERLAKUAN sistem baru berupa check-in dan boarding pass bagi calon penumpang kereta api diharapkan mampu menghilangkan peredaran tiket palsu.

"Kami berharap pemberlakuan sistem ini dapat menghilangkan peredaran tiket palsu yang kerap terjadi di beberapa daerah," ujar Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Bambang S Prayitno, Selasa (5/7).

Dia menjelaskan jumlah mesin check-in mandiri pun telah ditambah di sejumlah stasiun pemberangkatan kereta api jarak jauh untuk mengimbangi jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan.

Melalui sistem tersebut, penumpang tidak bisa mendapat boarding pass jika tidak memiliki kode booking dari transaksi pembelian tiket.

Selain mengantisipasi beredarnya tiket palsu, sistem ini juga akan menghilangkan ketidaksesuaian tanggal keberangkatan tiket penumpang.

"Untuk tanggal keberangkatan yang tidak sesuai dipastikan tidak akan berhasil melakukan proses check-in. Diharapkan dengan adanya sistem ini akan semakin meningkatkan ketertiban dan keamanan penumpang kereta api," jelas Bambang.

Penerapan sistem check-in dan boarding pass mulai diterapkan di Jakarta sejak 23 Juni 2016, sedangkan sebelumnya telah dilaksanakan di Bandung, Purwokerto, dan Yogyakarta.

Dengan sistem itu, proses pencetakan tiket hanya memakan waktu 5 detik. Lebih cepat 10 detik dibandingkan dengan mesin cetak tiket mandiri yang menggunakan tipe dot matrix yang rata-rata memakan waktu hingga 15 detik per tiket.

"Cepatnya ini karena sistem yang baru menggunakan sistem 'thermal' dalam pencetakannya," pungkas Bambang. (Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya