PERJALANAN Mudik Seringkali melelahkan bagi sebagian besar orang. Padahal, menikmati momen lebaran di kampung halaman terasa lebih istimewa jika kesehatan terjaga. Berikut panduan yang dapat Anda laksanakan sebelum bepergian berdasarkan penuturan dr Farah Malahayati.
1. Periksa kesehatan. Ada baiknya berkonsultasi ke dokter sambil memeriksakan kesehatan sehari sebelum berangkat mudik. Hal itu penting karena dokter bisa memprediksi kondisi tubuh dan memberika saran terbaik untuk menjaga kesehatan Anda selama dalam perjalanan. Utamanya bagi ibu hamil yang hendak ikut bepergian dan yang akan bertugas sebagai sopir.
2. Jalin hubungan baik. Siapkan kondisi mental seperti menjalin hubungan yang baik dengan anggota keluarga dan teman sebelum mudik. Hilangkan sejenak pikiran yang biasa membebani Anda seperti pekerjaan di kantor yang belum diselesaikan.
3. Jaga pola makan. Asupan nutrisi yang bergizi sangat diperlukan saat mudik, terutama jika Anda bepergian dalam kondisi berpuasa. Kekurangan makan dapat berakibat fatal seperti kehilangan konsentrasi dan mudah lelah.
Karenanya, kegiatan berbuka dan sahur harus dimanfaatkan dengan baik. Jangan terburu-buru mengejar waktu untuk segera sampai di kampung halaman sampai Anda melewatkan waktu makan.
4. Cukupkan istirahat. Perjalanan yang panjang sangat mungkin membuat Anda kelelahan. Jika hal itu terjadi, segeralah mencari tempat untuk beristirahat untuk merilekskan badan serta mengembalikan konsentrasi saat mengemudi. Bagi Anda yang menggunakan kendaraan pribadi disarankan untuk beristirahat secara periodik. Pengendara motor disarankan untuk beristirahat minimal setengah jam setiap dua jam sekali, sedangkan pengendara mobil disarankan beristirahat minimal sejam setiap empat jam sekali.
5. Siapkan pertolongan pertama. Cek kelengkapan kotak P3K Anda sebelum berangkat. Pastikan di dalamnya terdapat obat-obatan darurat yang Anda butuhkan saat di perjalanan, seperti obat antimual, obat masuk angin, obat penurun panas dan obat pusing. Pastikan pula terdapat perlengkapan kesehatan darurat seperti perban, obat merah, dan lain-lain. Hindari suplemen dengan kandungan kafein atau penahan kantuk karena suplemen jenis ini hanya membuat Anda lebih cepat lemas.(S-6)