Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKUAKNYA kasus pemalsuan vaksin memicu kekhawatiran dan protes warga di media sosial. Di antaranya melalui petisi di laman change.org yang dimulai oleh Niken Rosady dari komunitas Orangtua Sadar Imunisasi Indonesia.
Belum 24 jam, pada Selasa (28/6) pukul 09.30 WIB petisi berjudul "Selamatkan nyawa bayi/balita Indonesia. Usut Tuntas Pemalsuan Vaksin di Indonesia!“ tersebut telah didukung lebih dari 17 ribu tanda tangan.
Dalam petisinya, Niken mengajak para orangtua Indonesia untuk mendukung penyidikan kasus vaksin palsu itu dan meminta Polri membasmi secara tuntas pemalsuan vaksin dan mendukung penindakan tegas bagi para pelaku.
Dia juga meminta pemerintah, Bareskrim dan pihak berwenang lainnya untuk mengumumkan nama-nama distributor, rumah sakit, klinik atau tempat kesehatan lainnya yang terindikasi dan/terbukti menggunakan vaksin palsu.
“Kita harus mendukung pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, untuk men-disclose daftar distributor, RS / Klinik / Tempat Layanan Kesehatan yang menggunakan vaksin palsu ini guna transparansi,” ungkap Niken dalam update petisinya.
Dwi Ana Muji Lestari, seorang penandatangan petisi dalam komentarnya mengatakan, “Sebagai ibu dari anak yang lahir pada 2012, saya juga merasa marah, kecewa, dan sangat khawatir. Segera usut tuntas peredaran vaksin palsu. Data semua buyer baik itu rumah sakit, apotek dll, dan sebarkan ke masyarakat. Para orangtua juga berhak tahu dan bisa menentukan apakah anaknya perlu imunisasi ulang!“
Hal senada juga disampaikan Rea Adilla. “Sebutkan nama rumah sakit dan kliniknya. Sudah capek dengan berita lembaga kesehatan komersil yang kerjanya sembarangan. Masa bisa sampai beredar bertahun-tahun kalau tidak ada permintaan”.
Netizen lainnya, Li Nyuk Lyawoto, mengangkat pentingnya audit limbah rumah sakit agar pemalsuan tidak lagi berulang.
“Pemerintah wajib mengumumkan RS/klinik yang menggunakan vaksin palsu dan audit sistem pembuangan limbah rumah sakit,” katanya. (RO/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved