Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
JAMU merupakan budaya Indonesia yang harus dikembangkan dan dijaga kelestariannya dari generasi ke generasi. Untuk itu, perlu ada wadah yang membahas seputar jamu berikut elemen budaya lain yang menyertainya.
Itulah sebabnya, dalam waktu dekat, akan diresmikan Sentra Jamu Indonesia (SJI), di kawasan Jalan Panjang, Jakarta Barat. Di bangunan semacam galeri itu diproyeksikan akan menyajikan kegiatan seputar jamu dan kreativitas budaya setiap harinya.
“Sebelum 17 Agustus tahun ini, sudah diresmikan. Siapa pun bisa menggunakan tempat ini untuk belajar atau diskusi seputar jamu mulai dari mahasiswa dan lainnya. Namun, tidak boleh dipakai sebagai ajang promosi. Tempat ini harus bebas dari merek produk,” kata Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Sofyan Hidayat, 68, saat mengawasi finishing pembangunan Sentra Jamu Indonesia, Rabu (22/6).
Menurut Sofyan yang siang itu bersama pemerhati budaya Arswendo Atmowiloto, sentra jamu akan dipimpin Suwijiyo, guru besar di Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta. Sofyan yang sudah 45 tahun menjadi Direktur Utama PT Muncul Mekar--perusahaan distribusi produk-produk PT Sido Muncul--mengatakan sentra jamu mulai beroperasi pukul 11.00 hingga 22.00 WIB.
Di ruang seluas hampir 400 meter persegi itu tersedia kafe yang menyajikan makanan sehat dan minuman herbal. Ruang diskusi didesain santai dengan meja-meja bulat berdaya tampung sekitar 200 orang. “Selama ini jamu dianggap kelas dua, untuk masyarakat menengah ke bawah. Sebutannya saja tukang jamu,“ tambah bapak dari tiga putri itu yang menginginkan jamu Indonesia dikenal di seluruh dunia sebagai warisan budaya bangsa.
Perihal gagasan mendirikan sentra jamu itu, Sofyan mengaku awalnya ruang di bagian depan kantornya itu akan dibuat restoran. Pada saat memikirkan jenis makanan apa yang akan dijual, tiba-tiba ia mendengar suara harus mendirikan sesuatu yang berkaitan dengan pengetahuan. “Suara itu terus muncul. Lalu saya berpikir, jangan sampai rasio mengalahkan suara hati. Saya putuskan membuat sentra jamu ini.”
Sementara itu, Arswendo berharap di Sentra Jamu Indonesia itu menjadi tempat belajar banyak orang, terutama kalangan anak muda mengenai jamu. Berbagai hasil penelitian tentang jamu bisa dibahas, misalnya, soal ampas jamu bisa jadi pupuk yang saat ini dalam proses penelitian oleh Sido Muncul, atau penelitian soal kencur, temu lawak, lempuyang, kecubung, dan lainnya.
“Bentuk kegiatannya bisa macam-macam, bisa juga di sela-sela diskusi ada pembacaan puisi, tarian, pameran. Pokoknya ada local wisdom-nya,” ujar Arswendo. (Ros/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved