Pemerintah Setop Pembangunan Pulau Komodo

Irene Harty
23/6/2016 14:54
Pemerintah Setop Pembangunan Pulau Komodo
(MI/Rommy P)

PEMERINTAH telah memutuskan untuk menyetop pembangunan di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Hal itu ditujukan agar kelangsungan hidup komodo bisa tetap terjaga.

Tenaga Ahli Bidang Regional Planning Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Bambang Susantono menjelaskan pemerintah akan mempertahankan desa tradional (traditional village) yang ada di Pulau Komodo.

"Atraksi antara penduduk setempat dan komodo akan dipertahankan untuk menarik wisatawan, penduduknya di atas, komodonya berkeliaran di bawah tidak saling ganggu," katanya di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (23/6).

Para wisatawan yang berkunjung ke sana menurutnya memerlukan waktu seharian melihat komodo. Setelah itu empat sampai sembilan hari digunakan untuk menyelam.

"Memang kelihatannya kalau eksplore enggak akan berhenti, berkembang terus. Celakanya sebagian lokasi harus kita konsep dan pelihara dengan baik," tambah Bambang.

Kendati demikian pembangunan boleh dilakukan hanya untuk renovasi rumah-rumah tradisional yang ada di Pulau Komodo. Selain pemeliharaan wilayah pembatasan jumlah wisatawan yang datang juga dilakukan. Sifat konservasi komodo perlu pembatasan pengunjung begitu juga untuk wisata selam. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya