37 juta Anak tidak Memiliki Akta Kelahiran

06/7/2015 00:00
37 juta Anak tidak Memiliki Akta Kelahiran
(MI/bary Fathahilah)
MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa mengutarakan sebanyak 36 juta hingga 37 juta anak Indonesia tidak memiliki surat akta kelahiran sebagai identitas diri. Untuk itu, ia akan mengusulkan kepada Menteri Hukum dan HAM menerbitkan surat akta kelahiran bagi mereka. 

Usulan itu untuk mempermudah panti-panti asuhan maupun pesantren seperti Pondok Pesantren (Ponpes) Metal Muslim ini. Karena  pengasuh maupun pengurusnya, yang setiap hari waktunya habis untuk menangani ratusan anak, bingung memenuhi kebutuhan mereka, kata Khofifah saat berkunjung ke Ponpes Metal Muslim di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kemarin.

Ponpes yang didirikan KH Abu Bakar (alm) itu dikenal sebagai pesantren yang menangani penderita gangguan jiwa dan anak yang tidak diketahui orangtuanya. Di sini, terdapat 103 anak balita dan usia sekolah dasar, yang orangtua mereka tidak diketahui secara pasti. Sebagian besar di antara mereka belum memiliki identitas.

Ia mengusulkan agar pengurusan akta kelahiran melalui notaris karena bila mengikuti prosedur operasi standar (SOP) biasanya butuh waktu yang lama.

SOP-nya memang lama karena keputusan ditetapkan lewat pengadilan. Makanya, jika notaris bisa mengurusinya, setelah dari pengadilan selesai, langsung bisa didaftarkan ke kantor catatan sipil untuk mendapatkan akta kelahiran.

Kemarin, Mensos juga berkunjung ke Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kesempatan itu digunakan Khofifah untuk mendata ulang warganya yang belum mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Ia memperkirakan masih banyak warga kabupaten tersebut yang memenuhi kriteria, tapi belum mendapatkan kartu tersebut. Kami sudah memastikan hal itu, dan tenyata banyak yang belum mendapatkan KIP. Kami minta dinas sosial mendata mereka, kata Khofifah di Kecamatan Cam-plong, Sampang, kemarin. (AB/MG/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya