UNTUK mengantisipasi kemacetan lalu lintas saat arus mudik Lebaran, kepolisian dan dinas perhubungan di berbagai daerah di wilayah pantura Jawa Tengah mulai memasang barikade pembatas dan kantong parkir untuk kendaraan berat. Keberadaan kantong parkir akan dilaksanakan pada H-5 saat seluruh kendaraan angkutan berat dilarang melintas. Pemasangan rambu dan petunjuk jalan portable mulai dipasang di beberapa ruas jalan alternatif Pejagan-Pemalang, jalan alternatif Pemalang-Comal-Kesesi-Kajen-Warungasem-Batang, jalan alternatif Weleri-Kendal-Kaliwungu-Boja, jalan alternatif Krapyak-Gunungjati-Ungaran, dan jalur alternatif Kudus-Pati.
Selain jalur alternatif, pemasangan rambu dan barikade di beberapa titik rawan macet sepanjang pantura, seperti kompleks pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan persimpangan jalan seperti di Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Kudus, Pati, dan Rembang. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan Doyo Budi Wibowo mengatakan pemasangan barikade di sepanjang 2 kilometer jalur pantura dilakukan terutama pada titik-titik rawan macet dan persimpangan jalan sehingga kendaraan tidak dapat memutar sembarangan.
Untuk kantong parkir, sejumlah penyedia jasa parkir sudah menyiapkan lahan. Seperti di Kecamatan Jekulo, Kudus terdapat kantong parkir yang mampu memuat 100 truk. Kasnadi, petugas pangkalan truk di Klaling, Kecamatan Jekulo mengatakan kantong parkir untuk 100 truk sudah disediakan. "Biaya parkir sehari semalam Rp4.000 per truk, tetapi pada H-5 kemungkinan naik," ungkapnya.
Di Tol Pejagan-Pemalang wilayah Kabupaten Brebes telah terpasang rambu-rambu lalu lintas, sedangkan pengerasan jalan atau agregat dengan batu kerikil baru rampung 70%. Asisten Pelaksana proyek Tol Pejagan-Pemalang, Mohammad Rahman, mengatakan pengerasan jalan tinggal 30% akan diselesaikan sebelum H-7. Sementara itu, kondisi jalan Trans-Kalimantan di Kalimantan Timur sangat buruk sehingga memengaruhi perjalanan penumpang arus mudik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada H-7 dan puncaknya pada H-3.
Sejumlah ruas jalan yang kondisinya buruk, yakni Samarinda-Kutai Barat, Samarinda- Bontang, Samarinda- Berau, dan Balikpapan-Paser.Ketua Organda Kaltim, Ambon Dalle, mengatakan selain buruk, ada sejumlah jalan cukup sempit dan berbahaya dilalui kendaraan. Pada bagian lain, jelang arus mudik pelabuhan penyeberangan Gilimanuk, Bali, menambah empat armada kapal baru dengan kapasitas lebih besar. Manajer Operasional PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk, Wahyudi Susianto, mengatakan kapal baru ini mampu membawa 75 sampai100 kendaraan pribadi.