Akses Baca masih Rendah

Mut/H-1
18/6/2016 07:31
Akses Baca masih Rendah
(MI/Angga Yuniar)

TINGKAT budaya baca masyarakat masih rendah dengan rata-rata 25,1 dari 100 poin.

Temuan tersebut merupakan hasil kajian Perpustakaan Nasional (Perpusnas) tahun ini.

Menurut Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando, hal itu dipicu keterbatasan akses baca.

Saat ini jumlah penduduk Indonesia yang mengakses perpustakaan baru sekitar 8%.

Sementara itu, hanya ada 149.132 perpustakaan yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

"Target kita indeks minat baca masyarakat bisa meningkat pada peringkat sedang (50,1 75). Untuk itu, butuh perluasan akses baca dan literatur," ujarnya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR di Kompleks MPR/DPR, Jakarta.

Permasalahan akses, ujarnya, mestinya bisa diatasi dengan keberadaan perpustakaan digital.

Apalagi, jumlah pengguna internet aktif per Januari 2016 mencapai 88,1 juta (34%) penduduk.

"Untuk mengakses bahan bacaan seperti mobil perpustakaan keliling juga harus ditingkatkan."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya