Islam Agama Berserah Diri

MI/Bay
03/7/2015 00:00
Islam Agama Berserah Diri
(Dok MI)
Makna Islam  berasal dari kata aslama yang artinya keselamatan atau berserah diri dan  kita bersedia diatur oleh ketetapan Tuhan. Maka yang dimaksud  muslim adalah orang yang bersedia diatur dengan  ayat Allah, bukan yang memunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP)  Islam. Sedangkan  melakukan kerusakan dan bunuh diri dengan  alasan apapun sangat bertentangan dengan ayat-ayat  Allah, karena di beberapa ayat Quran sesungguhnya  Allah tidak suka dengan kekerasan dan peperangan.

Hal tersebut dipaparkan KH Muhammad Nurhadi yang akrab disapa Cak Nur di Jakarta ,belum lama ini, terkait maraknya aksi kekerasan yang terjadi  sesama saudara muslim  khususnya di kawasan Timur Tengah. Cak Nur  yang mengisi program Nation On Track Ramadan di Metro TV ini berkesimpulan aksi kekerasan yang dilakukan kelompok ISIS  yang mengobarkan perang di wilayah Timur Tengah bukanlah Islam menurut Allah tetapi islam menurut versi kelompok.


"Sampai kapanpun hal seperti ini ada dan tugas kita nemberikan penjelasan dengan hikmah dan lemah lembut sebelum menghindari terjadinya peperangan,"tegasnya. Cak Nur yang aktif memberi pengajian di komplek keluarga besar Presiden Jokowi di Solo,Jawa Tengah ini  menegaskan melakukan kerusakan dan bunuh diri dengan alasan apapun sangat bertentangan dengan ayat-ayat  Allah, karena di beberapa ayat Quran sesungguhnya Allah tidak suka dengan kekerasan dan peperangan.

Lebih lanjut Cak Nur,pengasuh  program  dakwah di sejumlah stasiun televisi berpendapat  ada empat kategori tentang Islam yaitu Islam Budaya Timur Tengah, Islam Keturunan,Islam KTP, dan Islam yang diridoi Tuhan. Dalam  konteks ini ,ia menegaskan yang utama dan terutama adalah Islam yg diridoi Allah, bukan Islam yang diridoi orang Arab,bukan Islam yang diridoi oknum berstatus kyai atau ustadz.

"Islam yang manakah yang diridoi Allah,menurut saya  yaitu Islam  yang Kaffah yang tidak mengikuti langkah syetan seperti tercantum pada Quran Surat Albaqarah ayat 208,"ujarnya. Lalu jenis Islam yang manakah mereka ini? Ia berpendapat adalah  Islam yang rahmatan lil alamin seperti tercantum pada surat  21 ayat 107, yang merahmati dan yang menciptakan kedamaian dunia.

"Jadi perang itu hanya boleh dilakukan ketika sedang diperangi dan diusir dari kampung halaman,itulah yang diperintahkan dalam Alquran,"pungkasnya. Cak Nur yang sudah melanglang buana berdakwah ke Eropa dan bersilaturahmi ke Vatikan Italia itu,menambahkan dalam menyambut nuzulul quran bahwa  nabi diajarkan Allah untuk mengelola negara dengan damai,rukun adil untuk sebuah kelangsungan hidup warga negaranya. Manakala  negara mampu menjamin kelangsungan hidup warga negaranya maka negeri itu disebut berjalan dengan hukum Tuhan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya