Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Buah-buahan dikenal sebagai salah satu jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi. Terlebih bagi orang yang sedang menjalani puasa. Konsumsi buah-buahan pada saat sahur dapat meminimalkan rasa lapar di siang hari. "Konsumsi buah pada saat sahur akan membantu menjaga kadar glukosa darah lebih stabil sehingga membantu rasa kenyang yang lebih lama. Ini karena berbagai buah mengandung banyak serat, serta memiliki indeks glikemik yang rendah," ujar dokter spesialis gizi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM Indonesia Fiastuti Witjaksono dalam diskusi bertajuk Awali dengan Buah yang digelar merek buah kiwi, Zespri, di Jakarta, Senin (6/6). Ia menjelaskan indeks glikemiks merupakan paramater yang menunjukkan seberapa cepat makanan dicerna dan diserap tubuh. Semakin tinggi indeks glikemik suatu jenis makanan, semakin cepat makanan itu diserap tubuh hingga meningkatkan kadar gula darah dalam waktu singkat.
Naiknya kadar gula darah itu akan segera diikuti peningkatan hormon insulin untuk memasukkan gula darah ke sel-sel tubuh. Selanjutnya, kadar gula darah akan turun. Penurunan kadar gula darah itulah yang memicu rasa lapar. Lain halnya dengan makanan yang berindeks glikemik rendah. Makanan tersebut akan diserap perlahan oleh tubuh, sehingga peningkatan gula darah juga terjadi secara perlahan. Dengan demikian, munculnya rasa lapar akan tertunda lebih lama. Tentu saja, lanjut Fiastuti, selain bisa menunda rasa lapar, masih banyak keuntungan dari konsumsi buah yang merupakan sumber vitamin dan mineral. Ia mencontohkan buah kiwi. "Nutrisi dalam kiwi terbukti memberikan manfaat kesehatan, terutama masalah pencernaan seperti konstipasi dan masalah pencernaan lain yang sering dialami mereka yang berpuasa."
Mengutip sejumlah hasil penelitian internasional yang dipresentasikan dalam simposium internasional pertama mengenai buah kiwi dan kesehatan di Selandia Baru beberapa waktu lalu, Fiastuti mengungkapkan konsumsi dua buah kiwi hijau per hari terbukti memperbaiki gejala konstipasi, kesulitan mencerna makanan, dan sakit perut. "Enzim alami actinidin di buah kiwi hijau terbukti memperbaiki pencernaan dan meningkatkan pemecahan protein sehingga protein lebih mudah diserap tubuh." Selain itu, lanjut Fiastuti, dalam studi yang dilakukan Anita Carr dan timnya di University of Otago, Chsritchurch, ditemukan bahwa konsumsi dua buah kiwi per hari meningkatkan vitamin C dalam tubuh secara optimum serta mengurangi mood yang buruk, kelelahan, dan depresi. (*/H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved