Pemangku Kepentingan Sektor Kelautan Diminta Bersatu

Basuki Eka Purnama
13/6/2016 11:21
Pemangku Kepentingan Sektor Kelautan Diminta Bersatu
(MI/Susanto)

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ingin semua pihak pemangku kepentingan sektor kelautan dan perikanan di Tanah Air bersatu mendukung visi pemerintah.

"Penting agar seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) bersatu dan menyamakan pandangan dalam rangka mencapai cara untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan," kata Susi saat membuka Forum Investasi Bisnis Kelautan dan Perikanan di KKP, Jakarta, Senin (13/6).

Menurut Susi, saat ini, pemerintah berupaya membangun peningkatan kesejahteraan dan kekayaan masa depan negara ini dan itu adalah sangat relevan dan logis.

Upaya tersebut, lanjutnya, didukung oleh beragam keunggulan dan karakteristik kawasan perairan di Republik Indonesia yang sangat kaya, memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia, dan dilewati tiga alur pelayaran internasional.

"Tidak ada negara lainnya yang memiliki sumber daya maritim sekaya kita (Indonesia)," kata Susi.

Dia juga mengemukakan bahwa saat ini banyak daerah melaporkan jumlah tangkapan yang melimpah, seperti di Sabang (Aceh) sebelum pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal, jumlah tangkapan hanya sekitar satu ton per hari.

Namun, saat ini, menurut Susi, jumlah tersebut telah meningkat tajam hingga mencapai sekitar 20 ton per hari.

Dengan melesatnya jumlah tangkapan itu, masyarakat di dalam negeri dapat menikmati tuna selain untuk yang dijadikan komoditas ekspor.

Namun, Susi menyatakan bahwa ada pihak-pihak yang ingin status quo tidak berubah. Dan, salah satu hal terberat dalam menanggulangi pencurian ikan adalah tindakan tersebut dilakukan oleh pelaku domestik di sejumlah daerah. (Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya