RAMADAN kini telah memasuki pekan kedua. Seperti diketahui, terdapat tiga fase bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Fase pertama ialah 10 hari pertama Ramadan, 10 hari kedua, dan terakhir 10 hari terakhir Ramadan.
Umat Islam sering kali bersemangat menjalankan ibadah di fase 10 hari pertama Ramadan. Namun, banyak di antara mereka yang mengendur melaksanakan ibadah di fase 10 hari kedua Ramadan.
Padahal, fase ini amat penting untuk bertobat. Sebab, di fase 10 Ramadan kedua ini, Allah SWT akan memberikan apa yang telah Dia janjikan kepada umat-Nya, yaitu pintu magfirah atau pengampunan yang seluas-luasnya.
"Sebagai seorang muslim, seharusnya kita dengan sebenar-benarnya bertakwa dan beribadah kepada Allah SWT," ujar Pauji dari Rumah Kepemimpinan Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Strategis (PPSDMS) ketika menyampaikan ceramah sebelum salat Tarawih bersama dengan 300 peserta Jambore Anak Yatim Nusantara & Orphanship di Kompleks Yatim Boarding School Ahbaabullah Center di Bogor, Senin (29/6).
Ia meminta para jemaah untuk bertanya kepada diri mereka apakah salat Tarawih yang mereka jalankan sudah maksimal. "Bila individu melaksanakan sebenar-benarnya Tarawih, keberkahan Allah SWT akan menghampirinya." Namun, jelasnya, bagi mereka yang masih berkeliaran dan melupakan ibadah yang wajib dilaksanakan, akan merasa berat untuk melaksanakan Tarawih di malam-malam magfirah Allah SWT. "Sungguh alangkah meruginya umat Islam itu." Penuh ampunan Ia mengutarakan seharusnya umat Islam bersyukur masih diperkenalkan dan dikumpulkan oleh Allah SWT dengan orang-orang yang saleh. Maka dari itu, jangan sampai mereka melewatkan hari-hari penuh ampunan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dengan sia-sia.
"Waktu-waktu inilah saat yang paling tepat untuk memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah kita lakukan di masa lalu agar diampuni dan dibebaskan dari hukuman," ujar Pauji.
Ia mengemukakan pada masa ini seharusnya kita berharap kepada Allah SWT akan keberkahan rahmat-Nya. "Pada fase 10 Ramadan pertama, kita memohon magfirah-Nya, pengampunan-Nya 10 Ramadan kedua, dan pada 10 Ramadan ketiga nanti kita meminta kepada-Nya untuk terlepas dari api neraka dan dikembalikan pada fitri atau kembali suci," jelasnya. Ia menyarankan agar memperbanyak melakukan salat malam, berdoa, dan berzikir pada 10 hari kedua Ramadan.
"Dengan memohon ampunan dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam, insya Allah pasti mendapatkan ampunan-Nya." Ia menjelaskan Allah SWT tidak tidur dan mahamengetahui atas segala sesuatu.
"Allah SWT berpesan kepada kita semua untuk menjadi hamba yang kaffah, menjadi Islam yang sebenar-benarnya Islam, yang mana Islam itu cinta kebersihan, kerapian, kedamaian. Mari kita berlomba mendapat rahmat pengampunan Allah di 10 hari minggu kedua ini. Sama-sama kita selalu memperbaiki diri. Semoga Allah SWT selalu mengantar kita kepada jannah (surga)-Nya." (H-1)