Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Indonesia sangat memerlukan tenaga-tenaga profesional bidang teknologi informatika untuk memperkuat daya saing dalam era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).
Hal itu disampaikan dosen Magister Teknik Industri Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, Taufiq Immawan, Sabtu (11/6). Ia mengakui selama ini UMKM sudah menunjukkan kekuatannya dalam menghadapi krisis.
Namun, ujarnya, diperlukan daya saing yang kuat sehingga UMKM memiliki daya ekspansif di pasar regional MEA. “Ini merupakan peluang bagi lulusan Magister Teknok Industri. Apalagi, jumlah UMKM di Indonesia yang mencapai 57,9 juta yang dipastikan akan memerlukan tenaga ahli yang cukup banyak,” ujarnya.
Ia mengemukakan, lulusan MTI – Magister Teknologi Industri – perlu menambah tingkat kompetitifnya dengan sertifikasi seperti Certificate International Project Manager (CIPM), Certificate Production Inventory Planning (CPIM), dan Certificate Supply Chain Professional (CSCP).
Menurut dia, pemberlakuan MEA dapat menjadi keuntungan bagi Indonesia, tetapi juga bisa menjadi penghambat. MEA bisa diartikan sebagai besarnya peluang kerja di kawasan ASEAN dan menjadi solusi untuk bebasnya pergerakan dalam bidang apa pun, tidak terkecuali dalam bidang jasa.
MEA, ujarnya, menjadi keuntungan bila rakyat Indonesia mampu memanfaatkan kelebihan yang dimiliki, di antaranya luas dan letak geografi, jumlah populasi, dan nilai PDB terbesar di ASEAN. “Namun jika tidak dapat memanfaatkannya, maka akan menjadi penghambat majunya bangsa,” katanya.
Namun, ungkapnya lagi, jika tidak bergerak cepat, Indonesia dipastikan akan mengalami kekurangan ahli teknologi industri. Berdasarkan data dari BAN-PT per Januari 2016, ujarnya, total jumlah jurusan teknik industri di Indonesia hanya ada 191 dengan rincian, Akreditasi A sebanyak 15, tujuhn di universitas negeri dan delapan di universitas swasta, Akreditasi B sebanyak 59, sembilan di universitas negeri, 36 di universitas swasta dan sembilan lainnya di sekilah tinggi ataupun institut dan Akreditasi C ada 122, sembilan di universitas negeri, 82 di universitas swasta dan sisanya di sekolah tinggi dan institut. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved