AFI 2016 Bangkitkan Percaya Diri Bangsa

Puput Mutiara
10/6/2016 14:45
AFI 2016 Bangkitkan Percaya Diri Bangsa
(MI/Susanto)

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Apresiasi Film Indonesia (AFI) untuk membangkitkan rasa percaya diri bangsa. Melalui film, permasalahan di dalam negeri bisa dikemas menjadi sebuah motivasi.

Menurut Mendikbud Anies Baswedan, film merupakan salah satu instrumen penting yang mampu menginspirasi seseorang dalam bertindak. Sehingga, hasil karya di ajang tersebut harus benar-benar berkualitas.

"Semua karya di dalam penyelanggaraan apresiasi film ini sifatnya terobosan dan pasti selalu kontroversial. Tapi yang jelas, harus bisa membangkitkan percaya diri bangsa," ujarnya saat acara penandatanganan MoU Pelaksanaan AFI 2016 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (10/6).

Ia mencontohkan, beberapa film Amerika Serikat sering kali menampilkan aksi peperangan terhadap tindak kriminal yang marak terjadi di New York. Hal itu menunjukkan komitmen 'Negeri Pam Sam' itu dalam upaya penegakan hukum.

Lebih lanjut, ungkap Anies, kriteria penilaian AFI 2016 tidak semata-mata berdasarkan kualitas teknis sebuah film serta perolehan jumlah penonton. Namun juga nilai inspiratif yang terkandung di dalamnya.

"Film Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan memesona di negara lain," ucapnya.

Hal senada diungkapkan Doni Damara selaku Ketua Panitia Pelaksana AFI 2016. Keberhasilan penyelenggaraan apresiasi film tahun ini sangat ditentukan dari kualitas film secara keseluruhan.

Pasalnya, kegiatan hasil kerja sama Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang) Kemendikbud dengan Badan Perfilman Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara itu lebih menekankan pada pengembangan komunitas film dan pesan dari film itu sendiri.

"Penekanan lain juga pada nilai budaya, kearifan lokal, serta pengembangan karakter bangsa. Selain juga penilaian teknik dan kemampuan secara individu," pungkasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya