Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12% dari 2.604 pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang diterima di Universitas Negeri Malang (UM) mengundurkan diri alias tidak melakukan registrasi atau daftar ulang.
Wakil Rektor I UM Prof Hariyono di Malang, Kamis (9/6), mengatakan persentase sebesar 12% calon mahasiswa baru dari jalur SNMPTN itu turun jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 15%.
"Program studi (Prodi) yang awalnya diprediksi sebagai prodi favorit dan minim calon mahasiswa yang mundur, justru ada sembilan orang yang tidak daftar ulang. Sedangkan prodi desain grafis, matematika, dan teknik matematika tidak ada satu pun yang tidak daftar ulang, semua melakukan registrasi," katanya.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang menjadi alasan mundurnya calon mahasiswa baru tersebut, di antaranya ialah karena sudah diterima kerja, diterima di sekolah kedinasan, atau diterima di Akademi Kepolisian (Akpol).
"Semua calon mahasiswa baru yang menyatakan mundur itu sudah konfirmasi ke kami. Pokoknya yang tidak konfirmasi akan kena sanksi tegas, adik kelas mereka atau SMA asal mereka akan diperketat untuk masuk ke UM melalui jalur SNMPTN," urainya.
Dan, lanjutnya, untuk kursi kosong yang ditinggalkan itu, sama seperti kebijakan PTN lain, kursi kosong di jalur SNMPTN tersebut akan dialihkan ke kuota SBMPTN. "Akan ada SK-nya nanti, kuotanya akan disesuaikan dengan kuota kosong prodi SNMPTN. Kalau yang kosong di prodi manajemen ada 9 kursi, ya kita masukkan ke SBMPTN 9 kursi di prodi yang sama," paparnya.
Sementara itu, di Universitas Brawijaya (Unibraw), dari total 4.974 pendaftar SNMPTN, 93,26% atau sekitar 4.714 calon mahasiswa baru sudah daftar ulang. Artinya, sebanyak 7% atau sekitar 500-an orang mundur tidak mengambil kursi SNMPTN itu.
"Peserta SNMPTN yang sudah diterima dan mundur itu kebanyakan dari Fakultas Pertanian dan Peternakan. Sedangkan Fakultas Kedokteran dan Jurusan Akuntansi, tak satu pun peserta yang mundur, semua mendaftar ulang," kata Wakil Rektor I Unibraw Prof Dr Kusmartono.
Ada beberapa faktor yang menjadi alasan mundurnya calon mahasiswa baru tersebut, di antaranya karena sudah diterima kerja, diterima di sekolah kedinasan, atau di militer.
"Untuk jalur SNMPTN (undangan) yang kami terima ini adalah pendaftar yang menjadikan Unibraw sebagai pilihan pertama, sedangkan yang menjadikan sebagai pilihan kedua, kebanyakan kami pertimbangkan dulu," ucapnya. (Ant/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved