Gonzaga Bangun Pendidikan Antikorupsi

Selamat Saragih
08/6/2016 14:18
Gonzaga Bangun Pendidikan Antikorupsi
(Ilustrasi)

PENDIDIKAN membangun budaya antikorupsi harus dilakukan sinergi antara sekolah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, akan semakin tinggi daya kreasi jahatnya. Karenanya sangat penting jika nilai-nilai tentang antikejahatan ditanamkan sejak dini.

"Itu alasan kami melaksanakan diskusi dan pelatihan membangun budaya antikorupsi bersama KPK di almamater kami," ungkap Cornel Beni Juniarto, koordinator Ikagona Legal Forum, wadah alumni SMA Kolese Gonzaga berlatar belakang pendidikan hukum, di Jakarta, Rabu (8/6).

Beni menambahkan, SMA Gonzaga yang memiliki nilai-nilai competence, conscience, dan compassion itu senada dengan misi KPK.

Diharapkan nilai-nilai tersebut dapat digunakan dalam kurikulum anak didik ke depan. Setidaknya dapat menanamkan nilai jangan melakukan korupsi.

Lewat kegiatan ini, setidaknya siswa tahu harus tetap konsisten dan komitmen terhadap kejujuran.

"Sebab ada orang lain atau lembaga KPK yang juga peduli dengan mereka. Apalagi masih ada yang mau bekerja di KPK. Padahal KPK terkesan menjadi musuh bersama," tegas Cornel. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya