1976: Ebola di Sudan

MI
27/6/2015 00:00
1976: Ebola di Sudan
(WIKIPEDIA)
SEORANG pengusaha pabrik di Kota Nzara, Sudan, jatuh sakit pada 27 Juni 1976. Lima hari kemudian, pria itu meninggal dan virus Ebola yang menyebabkan kematiannya mulai menyebar di wilayah tersebut.

Saat epidemi berakhir, tercatat ada 284 kasus Ebola yang dilaporkan. Gejala demam Ebola biasanya dimulai sekitar empat sampai 15 hari setelah seseorang terinfeksi virus tersebut.

Kebanyakan korban pertama kali mengalami gejala seperti flu biasa, misalnya, demam tinggi dan badan lemah, lalu diikuti muntaber, dan bentol-bentol di seluruh tubuh.

Setelah itu, darah keluar dari semua lubang di tubuh dan organ dalam mulai rusak. Setelah korban pertama di Nzara meninggal, korban kedua jatuh pada 6 Juli tahun yang sama dan disusul kematian-kematian lain.

Para dokter kemudian menyadari penularan virus membutuhkan kontak langsung. Pasalnya, di Maridi Hospital di Sudan selatan, 33 dari 61 perawat meninggal karena virus Ebola setelah bersentuhan dengan pasien yang terkena virus tersebut.

WHO akhirnya mengisolasi korban sehingga penyebaran virus terhenti. Akan tetapi, Ebola kembali lagi pada tahun-tahun berikutnya. Para ilmuwan masih belum tahu penyebab virus tersebut kembali dan cara menyembuhkannya. (27 Juni/History/BBC/Dok. MI)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya