Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
NINJA selalu hidup dalam kegelapan. Begitulah prinsip empat kura-kura ninja yang terangkum dalam film Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows karya Dave Green.
Dalam sekuel Teenage Mutant Ninja Turtles (TMNT) itu, Raphael (Alan Ritchson), Michelangelo (Noel Fisher), Leonardo (Johnny Knoxville), dan Donatello (Jeremy Howard) masih tetap melakukan aksi heroik mereka dari gorong-gorong di New York.
Dalam narasi diceritakan pula asal muasal musuh di film sebelumnya yang kini akan menjalankan hukuman seumur hidup. Ia adalah Shredder (di film pertamanya diperankan oleh Tohoru Masamune) yang kini diperankan Brian Tee. Para Foot Clan, anak buah Shredder, diketahui ingin menyerang konvoi pemindahan penjara pemimpin mereka.
Tidak butuh waktu lama untuk membuat tensi penonton meningkat dengan aksi heroik empat pasukan gorong-gorong itu. Aksi tembak menembak dan akrobat dari kendaraan darat dan udara serta kendaraan besar yang dirancang para ninja sebagai kendaraan perang dengan banyak fitur.
Lakon mereka di film ini pun tidak pelak membuat tawa dan haru dengan perilaku sebuah tim yang terdiri dari pribadi dan karakter yang berbeda tiap individunya. Para Ninja merasa putus asa karena gagal mencegah serangan konvoi dan Shredder berhasil melarikan diri.
Kepolisian menganggap para kura-kura ninja adalah monster dan musuh besar yang bertanggung jawab di balik kekacauan yang terjadi di New York.
Beruntung ada dua jurnalis hebat seperti April O'Neil (Megan Fox) yang masih terkait secara emosional dengan para ninja dan Vernon Venwick (Will Arnett) yang terkenal lantaran aksinya “menangkap” Shredder di film pertama.
Juga turut menampilkan tokoh baru Casey Jones (Stephen Amell) yang memiliki keahlian dengan olahraga hoki.
Sampai akhirnya konflik internal terjadi. Salah satu dari mereka ingin dikenal dan muncul ke permukaan dengan sebuah cairan kimiawi berwarna ungu (Purple Ooze) yang bisa mengubah menjadi manusia.
Tidak disangka, konflik internal ini justru menjadi akar permasalahan besar yang membuat sikap mereka dalam melakukan aksi heroik tidak berjalan dengan semestinya.
Namun, berkat sang guru tikus, Splinter (Danny Woodburn) yang bijaksana, para kura-kura ninja belajar lebih dewasa.
“Selama kau menyatu dengan tim. Kau akan berhasil. Cobalah percaya manusia, mereka akan menerimamu sekarang,” pesannya.
Ilmuwan berhati jahat, Bexter Stockman (Tyler Perry) rupanya menjadi ujung tombak di balik semua aksi dan rencana jahat Brian Tee dan mempertemukannya dengan komandan Krang, mahluk asing yang ingin menghancurkan bumi.
Hingga membawa para ninja kepada sebuah bahaya besar sampai harus terbang jauh ke negara lain untuk mencegah dua monster jahat baru yang tercipta dari Purple Ooze. Mereka berburu pecahan mesin teleportasi yang mampu mengirim alat perang komandan Krang jika serpihan tersebut disatukan.
Film berdurasi 112 menit yang sudah bisa dinikmati sejak awal Juni lalu itu menghadirkan visual effect yang mengesankan.
Tidak heran, pasalnya, film yang skenarionya dibuat oleh Andre Nemec dan Josh Appelbaum dikerjakan di rumah produksi Nickelodeon dan Paramount Pictures.
Sang sutradara agaknya sukses membuat sekual ini menjadi film petualangan yang berbeda dengan lainnya. Karakter para kura-kura ninja yang khas dan kuat selalu menyelipkan unsur jenaka dan guyon yang segar dengan selipan pesan moral di dalamnya sehingga masih bisa dinikmati anak-anak.
Film sequel TMNT kali ini amat fokus terhadap kehidupan para kura-kura. Dengan cerita yang menawarkan konflik yang mudah dipahami serta interaksi antartokoh yang menghibur.
Sebelum masuk ke adegan aksi utama, alur cerita dimulai dengan keseharian keempat jagoan yang menikmati aktivitas mereka jauh dari sorotan publik. Karakter mereka yang jenaka dibuat konsisten dari awal hingga akhir film. Dalam film ini, Green juga memberikan garis jelas tokoh jahat dan tokoh baik. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved