Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kiri) bersama Gubernur Jatim,Sukarwo (kanan) meresmikan Terminal Bandar Udara Abdul Rahman Saleh, Malang, Jawa Timur, kemarin.(ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
UNTUK memperlancar arus mudik dan menyiapkan angkutan Lebaran 2015, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan akan mengadakan pertemuan dengan 13 gubernur, pekan depan.
"Ada banyak hal yang perlu dibicarakan, di antaranya peng-aturan terminal bus dan tarif angkutan umum," kata Menhub seusai meresmikan terminal keberangkatan Bandar Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, kemarin.
Jonan menjelaskan sejauh ini pelaksanaan masa angkutan Lebaran sudah disiapkan secara baik, termasuk antisipasi pengurangan kepadatan lalu lintas sudah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.
"Yang menjadi perhatian utama ialah pemudik menggunakan motor yang terus meningkat. Namun, itu sudah diantisipasi lewat mudik gratis. Kita tidak bisa larang orang mudik menggunakan kendaraan pribadi," tambahnya.
Pengguna moda transportasi, lanjut Jonan, diprediksi meningkat 2%-9%, yakni bus naik 5%, kereta api naik 9%, kapal laut naik 3%, dan pesawat terbang naik 2%-3%. Jonan memastikan persiapan sudah matang, apalagi masa operasi Lebaran diperpanjang dari sebelumnya H-7 sampai H+7 menjadi sejak H-15 hingga H+9 Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan tahun ini jumlah pemudik di wilayahnya diprediksi naik ke angka 2,159 juta dari seluruh kendaraan transportasi umum.
Kepala Dinas Penerangan TNI-AL Kolonel Laut (P) M Zainudin mengatakan pihaknya akan mengerahkan KRI Surabaya-591 dan KRI Banda Aceh-593 guna mendukung program Kemenhub dalam mudik gratis bagi warga Jakarta pengendara sepeda motor dengan tujuan Semarang dan Surabaya dan arus balik ke Jakarta dari Semarang dan Surabaya.
Pendaftaran mudik gratis itu dapat dilakukan secara online pada 1-30 Juni 2015 dengan mengakses www.mudikgratis.dephub.go.id. Pendaftaran secara offline pada 15 Juni-8 Juli 2015 dengan cara mendatangi Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jl Medan Merdeka Barat No 8, Jakarta.
Hal serupa dilakukan PT Pelni yang mempersiapkan 26 kapal untuk mengangkut pemudik, antara lain 12 tipe 3000/2000, 9 tipe 1000, dan 3 tipe 500, juga 2 kapal roro. (Tim/ X-8)