TIDUR terbukti berkontribusi terhadap kekebalan dan metabolisme tubuh serta menjaga memori. Manfaat itu bisa diperoleh jika seseorang memiliki tidur yang berkualitas.
Kualitas itu tidak ditentukan lamanya waktu berbaring, tetapi kemampuan seseorang memasuki zona tidur mendalam (deepsleep). Sayangnya, perubahan gaya hidup mempersulit banyak orang mencapai tidur yang berkualitas.
"Kebiasaan nonton TV sebelum tidur, misalnya, membuat saraf tetap
alert. Gadget juga demikian. Karena terus mengecek e-mail atau bermain gim, mereka jadi sulit tidur," ujar pemerhati gaya hidup dr Sonia Wibisono dalam peluncuran Nutritious Black Soy Milk Powder di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Masalah tersebut harus segera diatasi. Salah satunya dengan membiasakan diri minum susu tinggi kalsium. Sonia menerangkan, kalsium bisa membantu menyenyakkan tidur karena mineral itu menolong otak memproduksi melatonin, yakni hormon yang turut mengatur siklus bangun dan tidur seseorang. Hormon tersebut mendatangkan kantuk hingga mampu mengantarkan seseorang menuju mode tidur.
"Konsumsi susu tinggi kalsium dianjurkan 1-2 jam sebelum tidur, terutama susu hangat karena membantu merilekskan tubuh. Untuk orang dewasa, sebaiknya pilih yang rendah kalori," terang Sonia. (Din/H-3)