Kebersihan

Soleh Solihun
24/6/2015 00:00
Kebersihan
(MI/ATET DWI PRAMADIA)
BUANG air seni kadang membutuhkan seni. Apalagi untuk kaum pria, banyak seninya ketika membuang air seni. Kalau kepepet, bisa melakukannya di mana saja. Di balik pohon, di balik pintu mobil, di semak-semak, hingga di dinding.

Saya sih bukan termasuk yang begitu. Jarang sekali saya buang air kecil di balik pohon. Bukan apa-apa, saya termasuk yang merasa kalau pipis itu setelahnya harus dibasuh dengan air. Para pelaku pipis sembarangan biasanya tak pernah membersihkannya.

Lagipula, satu yang paling saya ingat dari perkataan guru agama ialah membasuh setelah pipis itu wajib dan salah satu yang membuat manusia disiksa di alam kubur ialah kalau kita tak pernah membasuh. Mengerikan sekali ya.

Belum dihitung kalau kita berbuat dosa yang lain. Makanya, saya kesal sekali melihat tempat pipis otomatis di kamar mandi di Jakarta. Itu lo, yang tak pernah ada tombol untuk mengeluarkan airnya, tapi alat itu mengeluarkannya otomatis: setelah kita pergi dari tempat itu!

Bagaimana mau membersihkan dengan air, kalau alatnya saja tak mengeluarkan air saat kita masih berdiri di depannya? Si pembuat alat tak mengerti konsep bahwa kita juga butuh air selama masih di depan tempat pipis. Semoga yang punya ide membuat alat pipis otomatis itu tak mendapat siksa kubur lebih banyak karena sudah membuat banyak pria tak membasuh habis pipis.

Ayo, para pengelola gedung mewah seperti hotel, pusat perbelanjaan yang kamar mandinya modern segera ubah tempat pipisnya jangan yang otomatis begitu. Nanti makin banyak pria berdosa.

Berarti benar, kebersihan itu sebagian dari iman. Mereka yang kurang beriman mungkin tak peduli soal kebersihan.

Saya sih mau mengurangi satu demi satu kemungkinan siksa kubur. Setidaknya, kalau pipis kemudian rajin membasuh, mudah-mudahan minimal saya tak disiksa di alam kubur karena tak pernah membasuh. Kan sial sekali ya, kalau kita rajin berbuat baik selama hidup, tak pernah merugikan orang lain, tak pernah jahat, eh tapi tak pernah membasuh. Ujung-ujungnya disiksa juga di alam kubur.

Kalau begitu, koruptor yang tak pernah membasuh habis pipis, siksa kuburnya berlipat ganda.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya