Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengundang orang-orang yang sudah tercerdaskan karena pendidikan bisa mengembalikan pengetahuan yang telah mereka dapatkan melalui kegiatan pendidikan. Anies meminta pemerintah daerah tidak lagi membedakan kegiatan pendidikan mereka dengan yang digerakkan oleh masyarakat.
Sebab ekosistem pendidikan yang baik, aktivitasnya bukan hanya dilakukan pemerintah, tapi juga oleh masyarakat sipil.
"Meski masih banyak masalah, tantangan, tapi jangan lupa bahwa selama 70 tahun perjalanan kita sebagai bangsa, jutaan manusia telah mengalami proses pencerdasan, dan kesejahteraan yang lebih baik karena pendidikan," ujarnya dalam pesta pendidikan (PeKan) di Jakarta, Minggu (29/5).
Dengan kolaborasi, maka beberapa permasalah pendidikan setidaknya perlahan mulai tertanggulangi, di antaranya tersedianya sekolah garis depan, yang ditujukan di tempat yang terdepan/ terluar di Indonesia, infrastrukturnya masih minim. Kemudian menyediakan sumber daya manusia dengan pengadaan guru garis depan, ditempankan di pelosok untuk mengajar secara permanen.
"Ketiga, yang juga salah satu ikhtiar kami, mendorong literasi. Salah satu dasar bangsa maju adalah literasinya maju. Kita ingin lebih dari 6000 Taman baca di seluruh Indonesia bisa dikembangkan, kita ajak semua masyarakat. Pemerintah akan membantu mereka, dengan buku, komputer. Tapi, saya ingin mengundang semua, mari kita sama-sama bantu literasi di Indonesia,"
Memang sudah seharusnya, kata Anies, ketika ketika masyarakat melakukan terobosan namun terhambat oleh sumber daya, pemerintah bisa mendukung.
"Di sisi lain, pemerintah cukup sulit menjangkau hingga keluarga-keluarga. Komunitas bisa menjangkau keluarga, jadi banyak hal yang bisa kita lakukan bersama. Karena pendidikan adalah program bangsa. Jangan membeda-bedakan," tukas Anies.
Di sisi lain, pengamat pendidikan Arief Rachman melihat pendidikan dalam perkembangannya terkadang menjadi hal yang membingungkan. Pasalnya memang seperti yang pernah disebut Anies, bahwa ekosistem pendidikan belum terbangun dengan baik.
"Sampai saat ini ekosistem pendidikan belum menyatu atau belum terbangun dengan baik antara keluarga, masyarakat dan sekolah,"
Pembentukan karakter anak yang didorong oleh sekolah, belum tentu didukung dengan kondisi lingkungan rumah dan keluarga. Arief menyontohkan pelarangan merokok oleh sekolah, tidak sejalan dengan realitas di rumah siswa dengan orang tua perokok.
"Sehingga anak menjadi tidak paham. Karakter itu hanya bisa dibentuk kalau sistem nilai yang dikembangkan dipatuhi oleh semua lembaga. Kemudian karakter juga harus dicoba terhadap kemampuan keberpihakan seseorang kepada kebenaran menurut aturan main masyarakat dan pancasila, agama, dalam keadaan dilematis, dan dalam keadaan terjepit," jelasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved